Archive for September, 2008

KUTINGGALKAN DIA SEPERTI SEOONGGOK NAJIS YANG TAK BOLEH TERSENTUH!!!

Monday, September 1st, 2008

SANG PENGISAH:Angel1_1


Kenapa cepat sekali sayap-sayap itu patah, menyusut, dan lenyap, padahal dia masih perlu kehangatannya, dia tak mau merasa sakit lagi, tak mau lagi dia dihantui seribu bayangan wajah-wajah yang pernah menoreh luka itu, dia mau terbang…

Hampir Tengah Malam,

Ditinggalkannya segala pekerjaannya, dia berlari memacu kuda-kudanya agar lebih kencang lagi hingga angin menelannya, hingga dia ambruk di tepi sebuah jalan, dipukulnya dadanya,

sakitttt sekaliii, seperti ada ribuan jarum ditanam di nadinya, seperti ada yang berusaha memompa janjungnya,

"jika mau berhenti, harus TEGAS"
"TEGAS dalam hal apa?"
"Tegas: walau bagaimanapun keadaan menarikmu, kau harus tetap berdiri kokoh, jangan pernah berpaling untuk masuk ke jurang gelap itu lagi!"

maaf mas, mas gak ada disini untuk melihat putri kesakitan seperti ini, mas gak merasakan luka-luka ini, mas gak akan mengerti betapa menderitanya, mas gak akan ngerti…

"wah, padahal putri gak usah repot-repot, kita bisa antar seperti biasa"
"lama! aku butuh sekarang"

Jangan Bersedih lagi Putri jangan menangis lagi, sudah saatnya terbang putri, kemarilah! pakai sayap-sayapnya, satukan dengan darah di nadimu, melayanglah raih kebahagian itu, walau semu, walau singkat, tapi bukankah sejenak kau bisa lupa? bukankah sejenak rasa perih itu hilang?

EF:
(jangan heran,dan jangan bertanya aku ini siapa? aku hanya kamuflase baru dari luka-lukanya)

Sang Putri memerlukan bantuanku, jadi pagi-pagi sekali aku sudah ke istananya,
tapi apa yang kulihat disana membuatku lari terbirit-birit…

MENGERIKAN!!!

dia tergeletak di lantai mengerang seperti kesakitan, tapi di mulutnya ada senyum,
ketika melihat sayap-sayap itu barulah aku mengerti…

sudah berapa lama dia begini?
padahal Putri yang kukenal begitu manis, penuh semangat, walau terkadang meledak-ledak,
Putri yang kukenal tidak hampa dan tak berjiwa seperti ini,

Dengan mata merahnya dia menatapku (seperti melihat mata setan), sedikit panik, tapi rupanya dia cukup sadar, tak mungkin menyembunyikan sayap-sayap itu dariku, dia tahu kalau aku sudah melihatnya,

"sudah tahu ya? ketahuan deh"
"kenapa?"
"pasti takut ya sekarang?"
"KENAPA?"
"maaf telah buat kamu kecewa"

yah memang aku kecewa, sosok idolaku ternyata hanya jiwa rapuh yang pelan-pelan sedang menghancurkan dirinya sendiri,
padahal kau tahu teman? aku sangat mengaguminya bahkan hampir memujanya, dan ketika aku bisa dekat dengannya, alangkah senangnya…tapi…rasa kagum itu tak cukup untuk membuatku tak takut padanyua, aku kecewa dan aku takut jika disampingnya aku bukannya menolongnya tapi malah aku terseret oleh kepakan sayap-sayap itu,

Jadi aku lari seperti ayam yang takut disembelih, biarlah asal aku tak mati sia-sia,
AKU PERGI MENJAUH DAN KUPASTIKAN AKU TAK AKAN LAGI MENGEJARNYA!
KUTINGGALKAN DIA SEPERTI SEOONGGOK NAJIS YANG TAK BOLEH TERSENTUH!!!

INTERMEZZO:
08:11 call 0816….OK, direject!!!
ngehahay gagal deh ngoleksi berondong!!!