MALU-MALU BERAKHIR MEMALUKAN

 

Ha…ha…ha…! Lihat dirimu teman!
Coba lihat dirimu di cermin, maaf  Teman tapi aku hanya punya satu
kata untuk mendeskripsikan keadaanmu sekarang: MENYEDIHKAN!!! Oh
tidakkkk…maksudku bukan itu. Menyedihkan tidak cukup mewakili
keadaanmu sekarang. MEMALUKAN…Yups memalukan sekaligus
menyedihkan…Sudah deh gak usah protes kayak gto…Mau bukti? Coba
lihat sekarang apa yang terjadi di hidupmu seminggu terakhir ini:

  1. Kau terang-terangan mengajak
    seseorang untuk sedikit bermain-main padahal di sebelahnya ada
    istrinya yang nyengir lebar mendengar ocehanmu. Udah deh gak usah
    berlaga malu2 kayak gto, aku tahu maksudnya kamu cuman bercanda dan
    bisa dimaafkan juga seh, kau kan gak tahu kalau dia istrinya…tapi
    itu tetap MEMALUKAN!!!

  1. Seorang cewek di room menyebutmu
    cewek gatel hanya karena kamu menggunakan icon cun pada
    cowoknya…Oh pleasee deh ini khan cuman chating, memangnya dia
    pikir apa? Aku tahu betul kamu bukan tipe yang serta merta nyosor
    menempelkan bibirmu di bibir tiap lelaki yang kau temui,
    Yaikk…Emangnya kamu cewek apakah? Salahnya adalah bukannya kamu
    menanggapinya dengan cool, kau malah ngamuk, ngadat, dan pundung
    bahkan sesumbar tidak akan menginjak room itu lagi. Pernyataan yang
    terpaksa kau jilat kembali karena dengan tak tahu malunya kau
    kembali ke room itu. Ihhh…MALU DONG ACHHH!!!

  1. Seseorang yang kau anggap special
    menghindarimu pelan-pelan dengan alasan-alasan yang paling masuk
    akal sehingga kamu tak punya lagi alasan untuk mengganggunya. Alasan
    pertamanya: Dia sedang ujian (memangnya kamu mau dia kehilangan masa
    depannya gara-gara dia gak lulus karena terpaksa melayani ocehanmu
    yang makin gak karuan). Alasan keduanya: Dia sedang membantu
    temannya (ohh..please deh kamu harus menerima kenyataan bahwa
    hidupnya tidak melulu tentang kamu, ada hal lain di luar kamu yang
    juga menjadi bagian hidupnya). Alasan Ketiga: Dia Sakit…(Apa kau
    mau dia tambah mules dengan sikap sok kangen kamu!)…So please
    dehhh Teman…terima saja kalau dia memang sedang berusaha
    menendangmu dari kehidupannya pelan-pelan…yaikkk!!!

  1. Kau bertemu seseorang yang jarang
    sekali membuatmu merasa begitu sangat tertekan. Setelah kamu merayu
    dan membuatnya tertarik padamu, kamu malah mati kutu di hadapannya.
    Dan keadaan tambah memburuk ketika dia tahu usiamu dan usianya
    berbeda 10 tahun. Setidaknya dia cukup menghormatimu dengan
    menganggapnya adik (tapi aku tahu apa yang ada di pikiranmu Teman,
    kamu tidak puas hanya sebagai adiknya, am I right hah?). Satu hal
    yang paling memalukan ketika dia menghubungimu kamu malah bersikap
    memalukan dengan hanya bilang yups..yups…atas semua yang dia
    katakan, bahkan saking tertekannya kamu menghindarinya dengan bilang
    kamu sedang sibuk padahal kamu gak tahan dengan jantungmu yang dag
    dig dug tak karuan! Dan akhirnya kamu memang harus melupakannya
    karena dia tak pernah menghubungimu lagi!YAIKKK!!!

  1. Kau bertemu dengan seseorang
    lainnya dan inilah pembicaraan paling horror yang mampu kamu
    lakukan:

    Dia: “I think u’re a nice girl!”

    Kamu: “Are u sure? Why do u say like
    that? I think u’re wrong, bcos I’m not a nice girl. Do u know what
    I’ve done last month?”

    Dia: “what?”

    Kamu: “I hit my friend”

    Dia: “why?”

    Kamu: “she make me angry!”

    Dia: “is she grab ur bf?”

    Kamu: “oh No! She said something
    which make me angry”

    Oh…cukup untuk membuatnya ngeri dan
    lari terbirit-birit menjauhimu. Memangnya cewek apakah yang memukul
    temannya hanya karena ia mengatakan sesuatu yang membuatmu
    marah..Monster kalee..Hey coba kau bilang juga kalau kau sampai
    sempat dijadikan buronan polisi…YAIKK!!

  1. Kamu dekat dengan seseorang, suatu
    malam dia bercerita tentang perjalanan hidupnya, malam yang lain
    giliranmu menceritakan kenapa lukanya cinta bisa sangat menyakitkan
    dan komennya hanya: “ihhh…kok jahat banget seh?” arghhh…tapi
    kamu masih beruntung dia tidak kapok. Sampai suatu pagi kamu
    memberanikan diri untuk mengganggunya…dan apa yang terjadi? Kau
    menghabiskan pagi dengan mengoceh gak penting yang ditanggapinya
    dengan “hah..heh…huh…” memalukan deh pokoknya! Sampai
    akhirnya kamu sadar (kesadaran yang terlambat karena dia sudah bosan
    setengah mati) bahwa dia terganggu! Anehnya kau malah masih
    penasaran dengannya karena kau tidak bisa menanyakan pertanyakan
    paling memalukan itu, yups pertanyaan: “masih perjakakah?”
    Yaikkk menjijikkan! Mungkin setelah kamu bertanya dia langsung
    memutuskan cewek apakah kamu ini…Ha…ha..! Ahh…masih saja kau
    bersikap malu-malu seperti itu…padahal itu sangat MEMALUKAN!

  1. Suatu pagi kau ditanya oleh
    seorang teman:

    - Darimana aja kok baru pulang?

    - Jalan-jalan…

    - Hah? Jalan-jalan sampe jam setengah
    tiga pagi?

    - Yups…sebenarnya jam satu udah
    pulang seh…

    - Terus ngapain aja?

    - MEMBASMI JERAWAT (?)

    O My God memangnya orang macam apa
    yang menghabiskan waktu satu setengah jam untuk ngurek-ngurek
    jerawat di wajahnya? (Padahal aku tahu banget seharusnya jerawat di
    mukamu itu tidak muncul begitu cepat karena baru 5 hari yang lalu
    kamu menghabiskan gaji pertamamu untuk facial, meni-pedi, spa…bla
    bla bla…YAIK!!!)

  1. Suatu malam kamu hanya berdua
    dengan temanmu yang “baik-baik” di kosan. Kamu BT dia BT, kamu
    merayunya untuk ikut bersamamu menikmati Dunia Gemerlap Malam-nya
    Malang. Dia terbujuk rayuan setanmu. Hasilnya? Kau harus menunggui
    temanmu yang hangover seharian penuh dan berusaha menyembuhkannya
    karena merasa bersalah. Dan ketika dia sadar dan menyalahkanmu (apa
    yang kamu lakukan? Aku senin ujian SKRIPSI…oh…kamu baru saja
    mencoba untuk menghancurkan masa depanku!)…karena terpojok kamu
    malah bilang: “ah…yang benar saja kamu kan cuma masuk angin…”
    Ihhhh padahal kamu tahu banget apa yang terjadi…Setan banget deh
    kamu…!!!

  1. Setelah sekian lama kamu dirundung
    luka yang tiada tersembuhkan, kamu sampai pada kesimpulan: “mereka
    hanya pantas untuk dijadikan mainan”. Bodohnya kamu bilang
    kesimpulanmu itu pada seseorang yang jelas-jelas bagian dari mereka.
    Hasilnya? Dia tertawa, tepatnya menertawakanmu!!! Dia bilang Karma
    itu lebih menyakitkan Jendral! Ohhhh Tidakkkk!!! Apa seh yang sudah
    kamu katakan padanya? Dia kemudian bilang lagi: “Do it with ur
    heart!” Ahhh…yang benar saja, memangnya menjadikan mereka mainan
    perlu dengan hati? Itu seh namanya bunuh diri, bukannya kamu yang
    mempermainkan mereka, tapi sebaliknya malah kamu yang dijadikan
    mainan oleh mereka…YAIKKK!!! Tunggu sebentar apa aku banyak
    mengetik YAIKK…mungkin seharusnya aku langsung saja ketik
    TAIKKKK…ihhh jijik ihhh!!!

  1. Bukannya kamu menutupi
    ketololanmu, tapi kamu malah mencatatnya dan memberitahukannya pada
    semua orang. Memangnya apa yang kamu harapkan seh? Simpati? Rasa
    kasihan? Jadi bahan tertawaan? Ok…ok aku mengerti kamu hanya ingin
    memperingatkan dirimu dan orang lain agar tak se-tolol, se-bodoh,
    se-memalukan, se-menyedihkan yang kamu alami..ya setidaknya kalau
    kamu ditertawakan kamu tak akan melihatnya!!!!

Sebentar teman sepertinya jerawat di
daguku menunggu untuk dibasmi…Lho lho lho…???!!! Kenapa di
cerminku ada kamu seh Teman? Ya Kamu yang kuceritakan itu…Oh
tidakkkkk itu memang benar-benar kamu yang menyedihkan dan memalukan
itu! Ohhh…NO BUT YESSS…Ohhh biarkan aku amblas ke dalam tanah dan
terkubur hidup-hidup atau setidaknya biarkan aku bersembunyi di balik
selimut…Arghhhh kenapa aku masih bersikap malu-malu seperti itu
seh?  Ini kan bukan saatnya malu…ini sudah amat MEMALUKAN :”>
:((

 

Sejumput Kebodohan di Malang Meriang pada 10 Februari 2008

Leave a Reply