I’M SORRY I LOVE UR GIRLFRIEND!

  “This days…I’d like to be free like a
bird fly away to the sky but I can’t, I
still love you. Damm I like your
girlfriend… ”

Hidupku sudah amat membosankan, bahkan
hampir selalu ku bilang memuakkan.
Sampai dia datang mengisi hari-hariku.
Dia bercerita, aku bercerita. Aku tahu
aku sudah jatuh cinta padanya hanya saja
selalu ada yang lain yang mengganggu
pikiranku hingga untuk ke-sejutakali-nya
aku harus terus menahan sampai aku
selalu sesak dibuatnya.

Kemudian saat itu pun datang, saat
dimana aku terpaksa mengakui bahwa aku
hanya seekor iblis yang terbebas dari
neraka. Ha..ha…akhirnya penantianku
tak sia-sia. Aku akan mengatakannya
segera! Tak peduli bila hatinya masih
terluka! Tak peduli bila nantinya
seorang teman menggelepar kesakitan
karena penghianatanku. Hey…hey…apa
aku barusan bilang penghianat?
Ah…memangnya mencintai itu dosa? Apa
seekor manusia lantas menjadi biadab
hanya karena mengakui dia punya perasaan
sayang pada seorang wanita mantan pacar
temannya?

Ah…seandainya seluruh laki2 di dunia
ini adalah temannya temanku, berarti
tidak ada kekasih lain untuk mantan
pacarnya. Itu artinya seekor wanita
merana sepanjang sisa hidupnya karena
tak ada lelaki yang mau di cap
penghianat. Jadi izinkan aku menjadi
penghianat untuk menyelamatkan hidupnya.
Save the girl, save the world, am I
right hah?

Bahkan…mungkin aku tak peduli kalau
seandainya aku hanya jadi pelampiasan
luka hati sang bidadari. Ah…cukup
dengan dia mengizinkan aku jadi
satrianya, maka aku tak akan lagi
sendiri…Danze isn’t lonely anymore!
Dan sang bidadari pun akan terlindungi
dalam pelukan Sang Satria.

Uh..padahal aku belum mengatakan
apa-apa, tapi sepertinya aku masih
lelaki normal yang masih punya ego dan
gengsi sehingga urusan “biadab
penghianat” itu masih terus menyita
nuraniku.

Sudah berhari-hari aku menjadi seekor
iblis yang menertawakan penderitaan
seorang teman, tapi sejauh itu aku hanya
bisa berbahagia dengan siksaan yang
sedang dialami oleh sang teman. Sedang
untuk mengatakan perasaanku, aku masih
belum bisa…

Oh shittt…WTF look at what’ve done?
Aku terlalu banyak berpikir…Hari-hari
terbebas dari neraka pun berakhir. Suatu
senja dia sang teman datang dengan muka
berseri-seri. Ketika melihat bintang di
matanya bersinar kembali setelah
beberapa waktu meredup dan suram, aku
langsung tahu klo itu pertanda bintangku
sendiri yang akan tutup usia. Dengan
nada seoorang laki-laki kecil yang
menemukan kembali mainannya dia
bilang:”aku telah kembali padanya!”

Kalau sudah begitu memangnya apa yang
bisa kulakukan? Marah padanya karena aku
tak diberi kesempatan bahkan untuk
mengatakannya sekali saja? Nuraniku
bilang JANGAN! Jadi aku hanya bisa
berkata bahwa aku senang tak harus terus
menerus menghiburnya! Tapi jauh di lubuk
hatiku lirih aku mengatakannya: I’m
sorry I love ur girlfriend…Ohhh Damm…!!!

——

One Response to “I’M SORRY I LOVE UR GIRLFRIEND!”

  1. danzeAlone Says:

    sigh…. :-

Leave a Reply