SATRIA BILANG: SI CANTIK GILA
Hai Teman, kenalkan namaku…ehmm,,panggil saja aku SATRIA. Ya…kau
pasti tahu itu cuma nama samaran. setidaknya ketika aku menulis ini aku
masih sadar bahwa cara yang paling tidak memalukan untuk mengemukakakn
perasaanmu adalah dengan berpura-pura menjadi orang lain.
saat
ini aku sedang magang (sebutlah begitu) di sebuah instansi pemerintah
di kota C. Masalahnya ketika sedang kerja aku sering diteror oleh
seorang cewek yang selama ini mengaku sebagai kekasihku…
ok..ok…jadi
sepertinya aku ingin berbagi rahasia denganmu teman, kau tahu kan
"tentang perasaanku"? tepatnya perasaanku pada seorang wanita. Ya tentu
saja kau tahu siapa wanita itu, kalian mengenalnya sebagai SI CANTIK
MENYAKITKAN…oh sudahlah jangan tertawa seperti itu teman, dia memang
menyakitkan, gak percaya? baca saja buletin ini sampai selesai. Maka
kau akan tahu bagaimana menyakitkannya dia.
Terus terang aku
cukup tersanjung ketika pertama kali dia bilang dia mencintaiku,
sedangkan perasaanku padanya biasa2 saja. secara gw punya cewek waktu
itu. Tapi memang harus ku bilang dia istimewa dan beda dari cewek2 yang
ku kenal, dia baik (sangat baik) dan dia mencintaiku apa adanya,
walaupun dia kadang2 banyak menuntut. tapi itu wajar kalo mengingat apa
yang sudah dia lakukan untukku.
Tentu
saja keistimewaannya itu bukan termasuk kegilaannya yang suka
pengumuman di setiap komunitas klo aku pacarnya. untunglah ada
seseorang yang memberitahu klo itu hal gila yang tidak seharusnya
dilakukan oleh seseorang yang sedang jatuh cinta. setidaknya kan ada
aturan bahwa kita tdk boleh terlalu memperlihatkan perasaan kita walau
bagaimanapun kita cinta mati sama seseorang, karena siapa tahu akhirnya
ada yang memanfaatkannya, apalagi dia wanita. tapi kupikir aku memang
memanfaatkan kegilaannya. dan kau tahu teman? aku sempat illfeel sama
dia.
pada akhirnya aku harus memilih: si cantik atau cewekku
yang pertama (sebutlah namanya si putih). awalnya aku berlaku seperti
bajingan dengan mengatakan pada si cantik bahwa aku sudah tak ada
hubungan lagi sama si putih, padahal sebenarnya aku masih contact sama
dia. sedangkan sama si putih aku bilang bahwa si cantik hanya
mengejar2ku saja dan tak pernah kugubris.
satu
hal yang tak terduga ketika si cantik mengetahuinya,dia tidak
mencampakkan aku, bahkan dia ‘mengemis’, memohon padaku agar aku tak
meninggalkannya. kau tahu teman? dia memang gila, tepatnya gila karena
mencintaiku.
Ke-bajingan-ku berlanjut (mungkin karena aku tahu
dia tak mungkin meninggalkanku, secara dia cinta mati gitu) ketika
seorang wanita lain menyatakan cintanya padaku. padahal kau tahu teman?
wanita itu pacar temanku. jadi keadaannya waktu itu aku memiliki 3
cewek, keren kan?
Si cantik mengetahuinya, perssisnya aku
ketahuan, dia menangis, dia memaki2 dan saat itulah aku sadar
(sedikit): tidak akan ada yang mencintaiku seperi si cantik
mencintaiku. jadi karena aku tahu sangat menyakitkan bagi si cantik aku
memutuskan hubungan dengan dua wanita itu dan aku memilih si cantik.
Apakah itu cukup buatku? rasanya tidak! dan apakah aku mencintainya?
Jawabnya: NTAHLAH. Klo aku mencintainya aku tak akan menghianati dia,
dan klo aku mencintainya aku akan menerima telponnya, dan bukannya
menghindar dengan seribu alasan yang aku tahu dia tahu aku cuman
berbohong.
tapi memang akhir2 ini aku sedang sibuk dan si
cantik terus saja menggangguku, membuatku tambah stress saja. apalagi
ada masalah keluarga yang tak bisa kuceritakan pada siapapun, dan si
cantik tak henti2nya merecokiku…ah mungkin masalahnya aku sudah muak
dengan sikap posesifnya. walaupun memang wajar kalo dia posesif seperti
itu, mengngat aku terus2an menyakitinya. padahal aku sudah sering
meyakinkan dia bahwa aku sudah berubah. tapi itu tak cukup baginya, si
cantik selalu membahasnya, membuatku ingin membungkam mulut embernya.
Bahkan
kau tahu teman? dia selalu punya skenario cerita "versi curiga" klo
sikapku dianggap aneh sama dia, seperti misalnya ketika aku tak
menerima telponnya, dia bilang aku sedang bersama cewek lain. ahhh yang
benar saja aku kan sedang di kamar mandi. belum lagi usahanya untuk
menyuruh orang memata-mataiku..ahhh dia memang benar2 gila (atau memang
setiap cewek gila seperti itu klo benar2 sedang jatuh cinta?)
masalahnya
aku cukup sering kena masalah gara2 kegilaanya itu, seperti waktu dia
bermasalah dengan temanku, dia melibatkan diriku di dalamnya. teman2ku
yang lain langsung illfeel sama si cantik, ya masalahnya dia tak
henti2nya memaki2 seperti orang gila dan menyangkut pautkan satu
komunitas tertentu. baru2 ini dia membobol id salah satu mantanku, si
putih itu, dan tentu saja aku yang kena, karena si putih gak kenal sama
si cantik. dan kenalnya sama aku si satria ini. padahal aku sudah tak
berhubungan lagi sama si putih. tapi dasar si cantik menyakitkan, dia
tak berhenti membenci si putih, karena menurutnya membuat cacat cintaku
padanya. bahkan gilanya saking bencinya dia pada si putih, dia
memusnahkan segala hal yang berwarna putih. dia membakar, merobek,
membuang semua benda miliknya yang berwarna putih.
satu
hal lagi tentang si cantik, dia menderita insomnia akut, dan tentu saja
akibatnya aku yang jadi korban. bayangkan tengah malam dia
menghubungiku, dan dia bicara tanpa henti di telpon sampai shubuh. aku
tak berbohong tentang itu (walaupun aku seringkali membohonginya)…dia
bicara sepanjang pagi…dan itu terjadi SETIAP HARI. dan sebagai
kekasih yang baik yang sudah tobat dan bukan lagi seorang bajingan aku
menemaninya mengoceh sampai pagi sampai telingaku terbakar karena
panasnya HP yang menempel di kupingku.
Kau tahu teman? aku sangat lelah.
Nah
teman, kalo kau lelaki dan punya pacar gila seperti itu, wajar kan kalo
aku menghindarinya, walau bagaimanapun dia baiknya padaku, itu tak
sepadan jika aku harus tertular virus schizofhrenia yang bisa membuatku
terdampar di RSJ.
memang
seh sepertinya malah aku sudah beradaptasi dengan kecerewetannya,
cerita2 gilanya, kecemburuan dan kecurigaannya…tapi tetap saja aku
harus menghindarinya dan mungkin meninggalkannya KARENA AKU TAK MAU
GILA seperti dia.
jadi cantik, jangan salahkan satriamu ini jika pada akhirnya kau juga ku campakkan.
——————————
coment:
mudah2an jadi bahan introspeksi untuk si cantik siapapun dia adanya:
bahwa mencintai berarti "mengerti, tidak banyak menuntut, dan tidak
menunjuukkan berapa besar cinta kita padanya, karena itu berarti kita
harus bersiap2 untuk dimanfaatkan"
:-*:-*lukanya cinta menyakitkan:-*:-*
Malang Meriang
22 September 2007
October 28th, 2007 at 10:16 am
what the f**k. Great monologue. Lo bs baca pikiran orang y ? deskripsi satria nya kena banget. seorang cow yg tega mencampakkan cinta yg memburu dirinya. Kabuur mulu bang Sat! hadapin dunks, jgn ngindar. Kali2 jd gentleman napa?
October 30th, 2007 at 6:37 am
ya gto deh =))