TRILOGI BIADAB: THE DEVIL OF ANGEL (PART III)
Hari Biadab, 19 Agustus 2007
Kutunggu dia untuk sekedar basa-basi menjawab "kenapa?", tapi dia tak datang, maka aku yang menemuinya…
Kutemui ia di sudut kamar mandi, basah, sembab, menggigil, dan begitu ketakutan ketika melihatku…
Kukeringkan dia, kuselimuti…
"Kenapa? Kau mencintainya?"
Dia menggeleng…
"Dia dapat membuatmu berubah?"
Tak ada jawaban…
"Kau boleh bersamanya, jika kau mencintainya…"
"Tapi aku hanya mencintaimu"
CINTA???
Bercumbu di depanku, memaki diriku seolah aku hanya sampah yang wajib dicampakkan…
ITU NAMANYA CINTA???
Mana janjimu untuk jadi bidadariku?
Mana janjimu untuk jadi pelabuhan terakhir dari petualanganku?
Mana janjimu untuk selalu menyediakan bahu untukku bersandar ketika aku rapuh?
Ahhh…hanya suara hatiku saja rupanya…
Dia tersedu…aku memeluknya…
"Jangan tinggalkan aku"
"Aku selalu meninggalkanmu, tapi aku selalu kembali bersamamu bukan?"
Kukecup keningnya…
"jangan menyiksa diri, istirahat ya!"
"temani aku…"
Kutemani dia hingga terlelap,
Ku tatap wajahnya, masih seperti dulu, tak pernah berubah kecuali kelopak matanya yang agak bengkak, tapi tak sedikitpun rasa kasihan singgah di hatiku…
AKU MEMBENCINYA! SANGATTTTT…
Dan…
Seseorang menyeringai, kukenali sebagai aku dengan dua tanduk merah menyala di kepala, di tanganku sebuah cemeti siap melecut…
Kuayunkan ke tubuhnya…
DASAR BIADAB LO! TEGA BANGET SEH? DASAR SETAN…TONJOK CIAH…:(( I WANT U DIED…
Detik berikutnya dia menggelepar…meregang nyawa…sukmanya terlepas…
Aku tertawa puas…akhirnya…
Segera kugali sebuah kuburan, kututupi tubuhnya dengan tanah, kubenamkan sebuah nisan, kuukir sebuah kalimat:
—1n93 2 agst, seorang bidadari yang terbunuh sebagai pemuas dendam dari seorang bidadari terluka—
Aku terbangun dari mimpi indah…
"aku pergi ya sayang!"
"kemana?"
"mau ikut?"
"kemana?"
"ke jurang antara nirwana dan neraka!"
"aku ikut…"
Detik berikutnya…
"maaf sayang aku tak bisa"
"tolong teruskan jangan berhenti :("
"aku tak bisa! maaf ya!"
Kutinggalkan dia menggelepar,
Kau menyakitiku, Maka akan kusakiti kau sampai merintih minta dibunuh…
Aku berjanji aku akan di sampingmu, tapi bukan untuk membuatmu bahagia, hanya ingin memuaskan dendam yang mulai menyakiti setiap inci ragaku,
Aku akan menyiksamu sampai kau mati dan terkubur dalam tanah!
[Ahhhh....lieur zangarrr sangadhhh nehh kepala...tulungin lah :(]
August 22nd, 2007 at 10:46 am
Klo steve irwin msh idup, dah di tewak da eta buaya darat.
HAJAR aza…BUNUH…..biar mampus!!! Biar ada ending cerita-na, dari dulu asa teu beres2 sinetron teh
Btw situ heterosx ? suka ma cew juga ? ada cerita threesome segala… wkwkwkwk
August 22nd, 2007 at 9:19 pm
=)) sial eta cabun b-( naon threesome? suka ma cew? aduhhhh…ampun dahhhh. situ suka sama cow juga ya? =)) =))