BERLUM(P)UR DUKA
(Sebuah Catatan dari Jerit Hati Bidadari Terluka)
Di kursi no 8 lantai 2 ruang 3 gedung yusticia fak hukum brawijaya
Di belakang soal UTS ketika ujian Hukum Perjanjian Internasional berlangsung…
————–
MARI MASUK KE RUANG LAMUNAN SEBENTAR JIWA…
Ntah kenapa sebuah sms bisa sangat melukai…???
————————-
What???
6 panggilan tak terjawab…
1 sms masuk…
Dari:0815*****387
“maaf dah
bnyk nyusahin lo dah buat lo terluka. gw ga akan ol lagi mksih tuk smuanya
tet"”
15/4/2007 12:44
Panah tumpul cupid tembus di dada…
Aku menjerit kesakitan…
Sejuta makian pun tertuang…
Kupacu diri dengan se-danau air mata
Hujan Klakson…
Raungan Sirine Polisi…
–Ah busuk semua, hukum tak kenal hati yang sedang luka–
Sejuta permohonan…
Sejuta maaf…
Sejuta mengapa keluar…
Adakah yang lain dihatimu?
Adakah kau sedang balas dendam atas nama sejuta lelaki jahanam yang telah
kubuat mati bunuh diri?
Adakah cintamu yang sering kau katakan hanya basa-basi?
Adakah cintamu telah terhapus dengan kebiadabanku yang menggores luka di
hatimu?
Jadi mimpi itu…???
Mimpi yang datang padaku 3 malam berturut-turut…
Mimpi dengan tema yang sama “kau meninggalkanku dan memilih bidadari yang
lain”…
Mimpi yang membuatku benci tanpa alasan pada seseorang yang telah kurampok
jantung hatinya…
Mimpi yang membuatku membenci satu warna kehidupan…
Mimpi yang membuatku membuang semua hal yang berwarna sama dengan
namanya…
Mimpi itu…???
Adakah ia jadi nyata???
Sudut hatiku retak…
Se-laut air mata kau bilang buaya???
Padahal di rumahku tak satupun buaya kupelihara…
Mungkin aku pawang buaya, mungkin aku penakluk buaya…
Tapi denganmu tidak ada buaya yang terlibat…
{kedap gumujeng heula =))}
Hanya sepotong hati yang tulus mencintai…
Hanya sepotong jantung yang berdentang menyuarakan namamu…
Hanya ada cinta disini…
Cinta yang membuatku rela menghamba padamu sepanjang detak jantung yang
kupunya…
Hanya ada cinta disini…
Cinta yang rela melepas segala yang kupunya hanya untukmu…
Hanya ada cinta disini…
Cinta yang membuat mulutku berucap “aku rela asal kau bahagia”
Walau sepotong hati yang kupunya retak dan pecah…
“jangan tinggalin aku cay”
“tak akan”
Semua membaik…
Tapi aku masih terpuruk dengan luka yang tersayat…
Luka menganga dari cinta yang menyakitkan…
Masih seperti inikah rasa cinta?
Aku hapus air mata, aku tertawa, aku bahagia…
Kalbu masih menjerit…
Jerat aku satria…
gantung aku satria…
lukai aku satria…
kirim satu ton
racun…
bawakan aku pisau…
sayat aku pliss…
Ikat aku, jangan lepas…jangan…
Biar luka ini tinggal…jika itu berarti lukanya cinta menyakitkan…
I LOPE U CAY!!!
“baru saja kemaren bahagia, eh dah terluka lagi”
“nu borok saumur2 =))”
“tetra sayang ma Fafa gak?”
“hahahaha sayang atuh cinta, napa gitu?”
“cerita ada apa? Untuk siapa tangis itu?”
“hahahaha no comen ahhh”
Kau tak tahu kawan, aku sedang
berlumur oleh lumpur duka…
Tapi biar dia kunikmati sendiri
seperti biasa:-*
———-
MARI JIWA JATUH KEMBALI DI RUANG NYATA DI SETUMPUK SOAL TAK PENTING DAN TAK BERGUNA…
“Mbak isi soalnya bukan di kertas soal, tapi di polio ini…”
“Oh yah…:D”
April 16th, 2007 at 12:53 pm
April 16th, 2007 at 6:43 pm
Ada lagi miss call dari 0542703030…
Udah baikan geulis?
April 16th, 2007 at 11:55 pm
ahhhhh onyetkuw aip2 neehhh :-*
April 17th, 2007 at 5:58 pm
Selalu ada hari esok. Matahari akan tetap terbit dari timur.