BIDADARI JAHANAM…
Batu Angkuh Menusuk, 4 Maret 2007
Sebuah rumah indah di satu bukit dengan hamparan bunga, tegak berdiri angkuh di depanku…
Seorang Pangeran berbisik di telinga:
"Itu milikmu bidadari"
Aku terperangah, antara tersanjung dan tersandung,
Tersanjung karena pangeran memanggilku bidadari,
Tersandung karena ini lebih dari impianku sejak 1000 tahun yang lalu,
Aku menatapnya tak percaya, kupegang tangannya…Dingin…Kuremas…
"Terima kasih" Kuucapkan dengan tulus!
Detik berikutnya, pangeran menggendongku, membawaku ke istana yang dibangunnya untukku…
"Pangeran tolong jangan beli ciumanku, jangan beli tubuhku, jangan beli diriku, dan jangan beli hati dan cintaku"
"Kenapa? Kau tak menyukainya, bidadari?"
"Ah maksud gw bukan itu yank, siapa sih yang tidak suka villa indah ini? Lo kan sering ngeluh : kollaps mulu. Gak perlu lah lo abis2an setiap lo ngunjungin gw, lo beli ini, beli itu…lama2 gw ngerasa jadi simpenan lo, tahu gak seeh?"
"Jadi gw percuma dongs beli villa ini buat lo?"
"Duh…bukan itu yank, pliss ngerti! Gw gak butuh villa, gak butuh permata, cukup lo n sekuntum mawar"
"Maaf deh, klo lo gak suka, gw cari yang lebih besar"
"WOY CINTA…dibilangin gw gak butuh! Gw juga bisa beli 1000 villa, 1000 permata, 1000 cowok pun bisa gw beli. Gw cuman butuh lo aja (cintamu juga)"
Kurenggut lehernya, kubungkam mulutnya dengan bibirku, dengan lidahku…
Ketika mulut dibungkam, mungkin hati pun bicara!
"Ya gw ngerti apa yang lo mau"
Dia tersenyum, aku pun tersenyum…
————————————————
Semoga kau tidak merasakannya pangeran…
Aku memang masih bidadarimu, bidadari yang kau jerat pada malam jahanam itu, bidadari yang tidak punya pilihan lagi, hingga cintaku pun begitu rapuh…
Dua minggu yang lalu, mungkin aku masih menginginkan sepotong kata cinta keluar dari mulutmu…
Saat ini , saat ketika kau memilih membuktikan cintamu tanpa mengatakannya, getar itu ntah kemana menguap?
Pangeran percaya pada bidadarimu, aku akan disampingku, tak akan pernah kutinggalkan engkau, walau mungkin hatiku tidak utuh lagi…
Jika suatu saat aku menyakitimu pangeran, maafkan aku! Jatuh cinta begitu mudahnya, mempertahankan cinta? Sungguh aku merasa tidak mampu…
Kuakui aku hanya seorang bidadari jahanam yang masih ingin mengembara, menaklukan dan ditaklukan, menyakiti dan tersakiti, mencampakkan, membuat luka, menggores kalbu, itu masih aku bidadari jahanammu!!!
Bila nanti kucumbu dirimu dan dimataku kubayangkan orang lain…MAAF…akan kubayar semua itu dengan hidup denganmu sepanjang nafas yang kupunya…
Tak akan pernah kutinggalkan dirimu, karena aku tahu "yang seperti engkau" tak akan pernah bisa kutemui lagi…Bagiku kau tak akan terganti!!! >>> Janji Seorang Bidadari Jahanam???>>> BENARKAH??? Biar waktu yang bicara!!!
March 4th, 2007 at 10:39 pm
KOk merana terus ya…….. emang ditinggalin mulu’ ya?
March 5th, 2007 at 3:11 am
Bukan ditinggalin mulu bang irvan…kompleks lah masalahnya…
sampai lukaku tak akan pernah bisa disaingi oleh siapapun…
he he he
March 5th, 2007 at 8:59 am
du du du du du du :-”