Archive for February, 2007

SESOSOK TUBUH KEDINGINAN MENUNGGU DI RANJANGKU….

Sunday, February 25th, 2007


25 Februari 2007


Malang, Malming 

Tengah Malam Hampir Pagi

 

Kantuk menyerang, seiring
dengan tumbuhnya jerawat kecil di dagu akibat banyak gadang…

 

Kuputuskan untuk menyudahi
aktivitas yang kumulai sejak sore…

 

Lelah? IYA!!! Miris? IYA!!!

 

Ini malming gto, tapi
kulewati dengan membaca berkeping-keping berkas pengadilan yang tak berhati…

 

Jadi ingat protes teman2 kos
yang sedikit dicuekin karena diriku yang (sok) sibuk (sibuk chating dan ngejar2
mas pram…he9)

 

Jalanan masih ramai,

Warung remang2 masih penuh
dengan gelak tawa genit,

Mobil bergoyang kutemui di
setiap pojok gelap jalanan,

Sempat kulihat juga pohon
kamboja di TMP (Taman Makan Pahlawan) Suropati ribut tanpa angin tanpa badai,
kalo aku mendekat mungkin bisa kudengar erangan dan desahan nafas dari nafsu
yang sedang didaki…

(Duh, ingat mati klo mo
mesum, cabul kok di pemakaman, gak elit banget)

 

Kersent 149 sepi dan gelap,
pertanda penghuninya berada di perjalanan 1/2 mati,

Pelan kubuka pagar, masukin
Myz, masuk mengendap2 tanpa suara…

Kubuka kamar perlahan (seperti
biasa tidak terkunci #:-S), kubuka baju, males banget pake baju tidur, masuk
kamar mandi, bersih2…

 

Keluar kamar mandi…

 

Wkkkk…sesosok tubuh
berselimut kujumpai di ranjang….

Siapa? Kudekati…

 

Aku Mengenalnya? SANGAT!!!

Dia yang mencuri hatiku,

Membuatku luka
berkepanjangan,

Dia yang telah kuhianati,

Dia yang membisu tanpa kata
cinta…

 

DIA KEKASIHKU…

 

Kugigit bibir,

Menahan perih yang tiba2 menyerang
ulu hati…

Kucium keningnya, hangat di
bibirku!

Kuraba dahinya…Panas!
Setetes air bergulir…DIA SAKIT!

 

Dia terbangun,

Aku tersenyum,

Mata Elangnya sayu…

 

(Sejuta tanya hinggap di
otakku;

"Kapan sampai?"

"Kok gak bilang klo ke Malang?"

"Barusan ngobrol di YM,
chat dimana?"

"Sudah makan
belum?"

Kutahan semuanya!!!)

 

"Yayang sakit, udah
makan?"

 

Dia tidak menjawab, meraih
tanganku, mendekapnya ke dada, parau dia bilang;

 

"Dingin
cay…Peyuk!!!"

 

Gubrag!!! Manja Gila!!!
Paling cuman flu dikit, manjanya amit2!!!

 

Mari kekasih, kuhangatkan
dirimu dengan pelukan yang kupunya, dengan sayap cinta yang membara, dengan
ciuman menggelora yang mendamba!

 

Rasakan Kekasih, rasakan
panasnya! Rasakan detak jantungku! Rasakan cintaku! Rasakan Lukanya cintaku
yang menyakitkan!

 

Malam Itu sesosok tubuh kedinginan
di ranjangku…

Ingin kuhangatkan ia sepanjang
nafas yang kupunya…

 

(Tapi aku hanya punya 5 jam
untuk bersamanya…)

 

Malang, Pagi Lewat Subuh…


Tidak ada nyanyian burung,
tidak ada gelak tawa riang gadis desa,

Hanya cahaya remang-remang,

Mata yang masih sepet,

Entah aku sempat terlelap atau
tidak,

Yang kurasakan aku tak ingin
meninggalkannya dalam dinginnya pagi…

 

Kunikmati wajahnya,
kutelusuri setiap lekuk tubuhnya dengan ujung mataku…

 

Kekasih apakah kau tahu
setiap hal yang ada pada dirimu telah membuatku terjatuh dan terluka?!

 

“Yang gw harus pergi, ada
acara di kampus, nanti siang kuantar sampai  Surabaya, jangan lupa makan n minum obat
yah!!!"

 

Kuusap rambutnya, kucium
dahinya…

Dia meminta lebih…

 

Boleh aku bertanya kekasih?
Apakah ciuman memabukkan pagi ini, karena panah cupid telah menawanmu???

 

Aku pergi dengan sekumpulan
resah, sejuta gelisah, dan seperih luka yang entah kenapa makin bernanah?!

 

Malang, Mendung  Menjelang Petang…

 

Aku bergegas, ingin kunikmati
dia sekali lagi dengan ujung mataku, dengan sentuhan tanganku, (dengan bibirku
juga…he9)

 

APA???

Dia tak ada disana, di
ranjang itu, di pojok araya juga tak ada…

 

Apakah ciuman memabukkan itu
hanya ilusi? pelukan tadi malam itu hanya mimpi???

 

Setiap nomor yang bisa
menghubungkanku dengannya ku call, dijawab mail box…

 

Terakhir kuhubungi camer…

Sukseslah diriku kena omelan
sepanjang jalan kenangan…

 

Aku terpekur,,,

 

GILA! Dia terbang ke  Malang, mendamba
hangatku, dan kutinggalkan ia dalam dingin dan demam…

MAAFKAN AKU KEKASIH…!!!

 

(Backsound: "kau tlah
pergi tinggalkan maaf yang tak terucap dan takkan kembali (mungkin), tersimpan
kini janjimu dihati (walau dia tak pernah janji apa2)
" laguna Caffein
tempoe doeloe yang lupa judulna apahhh)

 

(Inikah yang akan kau lakukan
pada orang2 yang kau sayangi nanti? Meninggalkannya ketika ia butuh dirimu?
Apakah luka yang sama seperti yang kau alami akan kau torehkan pada orang-orang
yang kau sayangi?
hiks333 Au…Ahhh…Gelap!)

 

Sampai saat tulisan ini
kubuat, dia belum bisa kuhubungi…

 

Hanjakal sagede gunung…!!!


LUKANYA CINTA MENYAKITKAN…

Saturday, February 17th, 2007

 

17 Februari 2007


Duh kebahagian, kapan kau menyapa dengan tulus?

Mengapa kau datang sekejap hanya untuk menipu?

 

 

15.00 WIB

 

Senyum yang sama
kujumpai di sudut sepi sebuah bandara kecil,

 

Kuhampiri
pemiliknya dengan sedikit menahan diri,

 

Hati bersenandung
“kekasih, tahukah rindu ini telah membuatku lupa akan daratan akhirat?”

 

Senyum termanis
kupersembahkan untuknya…seorang pangeran nakal yang mulutnya selalu bungkam
dari kata cinta,

 

Dia kembali
tersenyum…duh lutut rasanya rag-rag murag…

 

“ngebut ya? Kok
cepet?”

“nggak kok,
kebetulan aja gak macet”

“oh kirain ngebut, pengen cepet2 ketemu gw”

”wew…GR…gak inget2 tuh”

”masa seh?”

 

matanya menyelidik, aku tersipu…

 

duh cinta, tinggallah lama di hatiku…

 

 

20:00 WIB (kira2 gto)

 

”Uhhh bau ada yang belon mandi neeh” (menutup hidung)

”apaan seeh? Kan nunggu dimandiin”

”hah? Berarti sebulan gak mandi yah? Pantes bau kamarnya gak karuan”

Senandung dalam hatiku ”rela aku tidak menyentuh air seumur hidup asal kau disampingku”
(he he he hiperbol dikit…)

 

 

21:00 WIB

 

”La, boleh tanya gak?”

”sok tanya apa?”

Plisss tanya apakah aku mencintaimu? Akan kujawab ”sangat….”

 

”Mumi siapa sih?” 

 

Bumi selamatkan aku, tolong kubur
aku sekarang, langit runtuhlah, biar kuterbenam dalam awan2 hitammu, angin
tolong bertiuplah, hempaskan aku dengan badaimu…

 

Sebuah sosok tiba2 sangat
kurindukan, terutama teriakannya ”LALA JANGAN NANGIS” (dalam bahasa sunda nu
pangkasarna)

 

”mumi? Selingkuhanku…kenapa emangnya?”

 

Polos aku menjawab…

 

Apakah aku bermimpi, sejenak kulihat wajah terkejut, ehmm mungkin aku
melihat wajah yang terbakar?

 

Tapi hanya tawa yang kudengar,,,

 

Aku terhenyak, sakitttttttt,,, perihhhhhh,,,

 

Lupakan pangeranmu, dia tak pernah punya hati untuk menyayangi,

 

Sungai di mataku meluap, aku merintih kesakitan,,,

 

Dia terkejut,

 

”lo serius selingkuh emangnya?”

 

Jangan tanya itu brengsek, hentikan tangisku!!!

 

Sakitku tambah perih, aku merintih tak tertahan lagi, sungai di mataku
jebol, airnya mengalir tanpa henti, tak ada teriakan minta tolong, hanya
gemuruh air…

 

”Emangnya lo ngapain sih sama dia?”

 

Ada luka tergores, oh cintaku terluka lagi, menyakitkan…

 

Tak ada jawaban, tak ada kata lagi, hanya gemuruh air deras…

 

Cukup untuk dia mengerti bahwa aku telah melakukan hal yang sama seperti
yang pernah dia lakukan padaku…BERHIANAT!!!

 

Tanganku direnggut, cincinku dilepas, dibuang,,,dia melakukan hal yang sama
pada cincin yang ada di jarinya,,,

 

”Gak usah dipakai lagi, percuma! Lo tetep b***l!!!”

 

“YAH SAMA BRENGSEK SEPERTI LO! SADAR GAK SIH? SIAPA YANG BIKIN GW BEGINI?
ELO!!!”

 

“LO HARUSNYA TAHU APA YANG GW KORBANKAN…

LO MENGERTI DONG…”

 

“gw gak bisa ngerti…gak bisa”

 

”YEAH, BCOS OF
U’RE STUPID BOY”

 

Kurenggut kalung di leherku, kucampakkan di lantai,

 

”nih buang juga sekalian, percuma lo gak pernah bisa ngerti gw”

 

———————————————————————–


Aku direnggut,

aku dicumbu,

aku ditinggalkan dalam luka,

AKU KORBAN…

 

Ah bahagia, ah cinta, KAU PENIPU!!!

 

Mari Ilusi melayang bersamaku, bersama jiwa yang remuk redam, mari kita
tipu bahagia dengan luka…


KETIKA CIN2 ITU KULEPAS….

Wednesday, February 14th, 2007

                              
                            Malang Meriang…14 Feb 07

Maafkan aku kekasih,,,

sungguh telah kujaga kesetian ini sebisaku, walau aku tahu aku tak pernah bisa mengharapkan kesetian itu darimu,

malam ini jika aku lepas kendali, itu karena rinduku yang teramat sangat padamu,,,

maaf cin2 yang kau berikan harus menyaksikannya, ia memang tak cukup kuat untuk melihatnya,

aku melepasnya!!!

Maki saja diriku dan bilang AKU MEMANG CEWEK BRENGSEK!!!

KETIKA RASA ITU MEMBUATKU INGIN MENGUBUR DIRI….

Tuesday, February 13th, 2007


Hari makin mendidih, matahari somse pisan,,,

Duh,,,ingat setiap sentuhannya, kecupannya, cumbuannya,,,

Andaikan kemesraan sebuah pilihan, akan kucari ia di setiap pojok hati yang terhidang untukku,,,

Kekasih, datang padaku, bunuh aku dengan seyum nakalmu,

Ijinkan aku berenang di mata elangmu,

Ijinkan aku  mengembara di setiap sudut jantungmu,

Jangan menjauh, jangan menjauh,
aku tak punya pilihan selain menerima setiap luka yang kau suguhkan,

maka ijinkan aku memburu sesuap ‘cinta’ darimu…

"130 HIR itu dading dodol, bukan dengdeng!!!"

Duh, hoyong kituuuuuu….

BUKAN WASIAT!!!

Sunday, February 11th, 2007

Kersent membiru, ntah terharu atau muak!
11 Februari 2007

Duh, rasanya tetap sama, perih ketika harus membuka tiap inci luka,

membasuhnya dengan air keras, tetap menyakitkan,

masih pedih ketika luka itu menganga kembali,

anehnya sejarah tak pernah berubah: AKU SENDIRIAN DENGAN LUKA2KU…

yah seperti biasa, tidak ada yang berubah,,,

gw masih tetra kecil yang selalu ‘murungkut’ ketakutan,

gw masih tetra kecil yang suka lari,

pengecut!!!

Maki diriku Mah, MAKI!!!

Cela diriku!!! cela!!!

lalu bunuh AKU! sekarang Mah, sekarang!

jangan biarkan aku hidup Mah! Jangan!!!

aku lelah dengan setiap permintaanmu!!!

Mah coba minta aku untuk mengubur diriku, aku tak akan membantah Mah, pasti segera kulakukan, secepatnya malah!

Mah, klo kau temui aku di ICU, gak usah nangis2, dan gak usah sembuhkan aku lagi,

Biarkan aku terbang sejenak atau selamanya pun; AKU TAK PEDULI,,,kau pun tak peduli bukan?

Coba kuingat masa bahagia kita Mah,,,

Lebaran kemaren, Mami gak ada, kau memilih terbang ke ujung sumatra menemui mertuamu…

aku sendirian, meringis, digigit sepi di sebuah pojok kota kecil, tempat dulu kau buang aku,

suatu hari kau minta aku membantumu, uh kupikir kau percaya padaku, ternyata kau pasang aku sebagai umpanmu…

Mah, memang kau beri aku segalanya,: kesenangan, mimpi, bahkan calon pendamping hidup pun kau beri…

Baik sekali dirimu, sampai2 aku tidak tahu apa artinya kebebasan,

Jangan Mah, pleasee, jangan hanya peluk aku ketika di ICU…

Peluk aku ketika pulang, katakan padaku "Mami sayang"

Itu cukup untuk alasanku hidup seribu tahun lagi…

Ayo Mah, maki aku sebagai anak durhaka yang selalu merindukanmu yang tak pernah bisa kusentuh,,,

Ketika banjir air mata susah untuk dibendung,

ITS NOT EASY TO BE ME!

Saturday, February 10th, 2007


Tanggung Jawab

5-6 Februari 2007

 

Sungguh tak mudah mendapat kepercayaan untuk mewakili
mahasiswa fakultas hukum jadi pembicara berdampingan dengan pakar gender dan
pakar tanah…huh…capee deeeh! mengatakan “iya” emang mudah, tapi tanggung
jawabnya itu bikin gw pengen lari, gak tahan nervousnya, tambah lagi takut
salah n takut memalukan…

 

hari nih gw dijemput ma panitia buat koordinasi, gw
bilang gw tuh tamu agung jadi sebenarnya gw gak pengen tahu segala macam te2k
bengek acaranya, tapi mengingat kayakna acara nya semrawut, atas dasar tanggung
jawab gw ikut juga.

 

Celakanya gw disuruh bikin draft resolusi yang mau ditandatangani
besok. gw bilang GILA! mana gw belon bisa ngatasin puyeng2 kepala gw, tambah
nahan2 juga…jangan sampai besok jadi kacoc, jadi gw nolak!


(kesini2nya tetep gw yang bikin resolusi itu pas
acara berlangsung)

 

eh dapet telpon dari Idud juga, he he he he he!!!
seneng deeh!!! bisa bilang kangen (gak ada mumi seeh)…

 

Di rapat tuh gw ketemu Ima, temen seperjuangan,
huh…Kangen Gila…

 

Selesai rapat gw ma dia becanda2, eh mumi datang
dengan tergesa, kayak gak rela gw jalan ma orang laen!

 

Sebenarnya gw gak enak sama kelompok dia, kerjaannya
dia tiap hari bawa gw kemana2, tapi gw gak minta, dia sendiri yang selalu
datang ke tempat gw!

 

Termasuk hari ini!

 

Gw dijemput dari kecamatan, masih dengan senyum
dinginnya!

 

Setelah selesai omong2 sama Ima, gw pulang sama
mumi,

 

Gila jalanan ”rabig”, tapi mumi kayak gak peduli,
bawa motor kayak orang gila! Ada lobang di terjang, air menggenang diseruduk
(sampe celana gw kuning2),

 

Gw lom mau pesan kavling buat rumah masa depan,
makanya gw peluk dia, berbisik di telinganya, gw bilang ”mas, kamu terlalu
berharga untuk mencium batu, meningan kiss tetra aza!” (He he he he)

 

Manjur!

 

Jalan dia mulai pelan, di daerah Tempursari di
tempat qta nyiuhan kemaren dia melirik n bilang ”tempat kita bercinta ya?”

 

Uheekkk!!! Padahal nyiuhan doang!

 

Lama2 sama dia, gw bisa jadi batu juga!

 

Tapi rupanya siksaan gw gak berakhir, sampai esok
harinya, gw tetep mesti jalan sama mumi, temen2 gw jadi ogah jalan sama gw!

 

Syukur acara gw sukses! BePeeN yang diundang di
acara pulang dengan kuping panas, gw sindir2 kenapa ngurus sertifikat tanah tuh
mesti mahal2 sampe seorang narasumber gw pernah bilang ”saya mengeluarkan biaya
yang mungkin bisa membiayai makan siang satu kantor BePeeN hanya untuk dapat
selembar sertifikat tanah”…apa gak bisa didiskon tuh?

 

Ok lah gw ngarti biaya ngukur tanah mahal, biaya ini
itu mahal, tapi napa klo ngurus sendiri mesti ada berkas ”ybs” yang mapna
ditaroh paling bawah, tambah lama boo! ngasih pelicin baru dah mapna di angkat
ke atas (sumber terpercaya sodare2), padahal hak milik teh termasuk hak asasi!

 

Perwakilan BePeeN yang datang mirip preman
(bajunya kagak dimasukin, kagak pake kaos kaki pula), bicaranya kayak preman
juga (gak perhatian sama sekali sama moderator)…

 

Gw sebenarnya lom puas, bikin pegawe BePeeN tuh
merah2, tapi gw diperingatin sama Pak Rahmat (dosen pinter, keren abiss,
idealisnya gak ku ku dah), gak usah banyak omong yang aneh2, ntar ’mereka’ kapok
datang lagee (bodoo ah sebenarnya, tapi mengingat, takutnya gw malah disangka
provokator, ya udah gw mingkem dah!)

 

Tapi gw sempat bilang, menanggapi omongan dia yang
katanya setelah 20 tahun di malang baru dua kali ke Donomulyo, n ternyata
Donomulyo dah maju abis, gw bilang ”wah Bapak hebat sekalee, orang kota ya?
Sampai2 tidak mengenal daerah yang menjadi lahan kerjanya”..bayangkan Boo!
Pegawe kantor pertanahan gak tahu apa2 tentang ’tanah’ yang ada di wilayah
kerjanya! Sukanya pelor kalee di belakang meja!

 

Tapi karena desakan warga dia mau tanda tangan
juga resolusi donomulyo ”Sertifikat tanah, sejuta masalah, tanpa masalah!”>> Pengumuman GW yang bikin draftna, he he he

 

Huuh Tetra gto!!! (nyombong dikit, he9)

 

Punten ah
bilih aya nu ngaraos!

 

”Ngaripuhkeun Kolot”

10 Februari 2007

 

Gara2 gw minta foto mas pram yang ada di Hp biar
segera mindah ke laptop, gak tahu mungkin gw maksa kalee, gw diomongin sama
seorang temen:

 

”aku tuh sedih, klo kamu kayak gto, apa2 minta
cepet, klo ada apa2 belajar, jangan malah ngerepotin!”

 

Duh, gw inget papi sering ngomong yang sama persis
kayak gto!
Gw
berusaha nahan air mata, tapi emang tuh kata2 bikin sensi mulu, gw nangis, gak
tertahankan, MALUU,,,

 

Temen yang ngomong kaget, biasanya gw dicaci,
dihereyan kayak gimana juga, gw cuek aja, tapi ini ngomong kayak gto, kok bisa
gw nangis gak berenti2, kesannya kayak anak kecil banget!

 

Akhirnya gw cerita kata2 dia tuh mirip pisan sama
omongan papi gw, sering banget dia bilang klo gw tuh suka ”ngaripuhkeun kolot”

 

Yang paling gw inget, pas gw minta dijemput ke
ciamis, pengen pulang ke bandung, tapi mang udin gak bisa jemput, papi gw
ninggalin kerjaannya buat jemput gw!

 

Sejak peristiwa dibilang ngerepotin tuh, gw
mati2an belajar nyetir pake mobil kolbak, sampe gw pernah nabrak pagar orang!
Akhirna mah ngaripuhkeun deui ka kolot! Tadinya biar suatu hari gw bisa bawa kendaraan sendiri, jadi gw gak usah dijemput2
lagi, mengingat gw dilarang naik kendaraan umum ciamis-bandung! gak tahu napa dilarang kayak gto?

 

Tiap gw rapotan gw selalu minta papi datang, tapi gak
pernah dia datang, makanya gw mo jadi juara kelas kek, nilai gw ancur juga,
paling2 cuma nini yang gegerewekan! Kagak ngefek sama papi!

 

Pas gw ”sakit”, papi kalah di pengadilan, katanya
’gara2 gw yang ngerepotin’

 

Pas gw abis dirawat, gw dah mo sakit lagi, karena
gak mau ngerepotin lagi, gw pergi sendiri buat nyembuhin diri, ketika itu gw
bener2 sendirian! Sedihnya gila!

 

Pas TK gw inget banget, gw sering ngejar2 mobil dia
pengen ikut pulang, yang ada mah gw cuman dapet asap knalpot!

 

Duh kesannya papi gw galak banget yah? Nyesel gw
selama dia ada gw benci banget, pas dia gak ada, pengen banget kenal sama
dia…

 

Kata2 ngerepotin tuh tertanam banget di otak gw,
makana gw berusaha segala sesuatu gw kerjain sendiri, klo pas kelompokan pun,
gw kerja sendiri, gak bagus sebenarnya, tapi ya itu daripada ngerepotin nyuruh2
orang, meningan apa yang gw bisa gw kerjain sendiri!

 

Mewek deui sok Lala!!! MEWEK!!!

 

Semua peristiwa2 itu hinggap lagi di otak gw,
jadinya sialan air mata gw gak berenti2 semalaman, sampe ada yang ngasih kabar
sama mumi, jam 11 malem dia dateng nemenin gw, padahal gw pengen banget
sendirian !

 

Tapi terus terang, seumur hidup kayakna baru tadi
malem gw nangis diusap2 kepala, ditenangin, disuruh berenti nangis…biasana gw
gengsi nangis di depan orang! Klo gw ada masalah, biasanya gw ngurung diri di
kamar, di pintu gw kasih pengumuman: jangan ganggu! Keluar kamar, gak ada yang
berani tanya, gw dah ceria dan gila lagi!

 

Tak mudah jadi gw, salah banget seseorang pernah
bilang ”tetra tuh enak, gini gini gini…bla bla bla, coba saya…bla bla
bla…”

 

Its not easy to be me!

 

Sampe sekarang gw kagak nyaho, napa gw dari TK sampai
SMA mesti hidup pindah2 di ciamis, baru pas kuliah gw disuruh di Bandung, sampe
gw ngabur ke Malang, karena gak PD deket keluarga!

 

Huuuh menyedihkan lagi, ketika kemaren2 gw ditereak2in
sama mami dipaksa milih konsentrasi perdata, padahal gw pengen banget masuk HI
(Hukum Internasional), masalahna sinyal susah, jadi gw pake loudspeaker, temen2
gw denger n tahu jadina gw dimarah2in,


sempat benci ketika ada mata seorang teman yang
liatin “cucian dehh lo” huuhh…

 

Komen seorang teman “gak nyangka kelemahan tetra
ternyata maminya”


Huuuh, ngomong sama tangan sini…

 

Sial juga, pas gw nangis, gw malah difoto pas jelek2
nya, tadi pagi mo gw hapus dah gak ada, kayakna dah ditransfer…

 

Gw benci, kayaknya semua orang tahu klo gw tuh anak
mami, apa2 disetir sama mami…

 

Pas kumpul di Kecamatan, muka gw kayak abis
ditonjokkin, mata bengep!

 

Diledekin ”tetra abis dikeroyok ya?”

 

Gw bilang ‘iya dikeroyok mumi semalaman’

 

Jadi gak enak sama teman yang dah ngingetin gw
“betapa merepotkannya gw”, dia minta maaf, ya gw maafin, masalahna bukan di
dia, tapi gw nya yang “KENA DEEH”

 

Uhhh, pas gw maki2 aldy gara2 FS gw gak sesuai
dengan hati, ngerepotin juga kayakna, pas gw minta tlg kang warsa bikin gambar,
ngerepotin juga, pas tetra minta tolong aa lil tanya no hp idud, ngerepotin
juga ya?

 

Hiks3333

Satu lagi kesialan gw hari ini: pagi2 seseorang
telpon, gw malah marah2 gak karuan, dia ikutan emosi, gw masih gengsi minta
maaf…padahal tiga minggu gak ketemu!!!
Duh kangen!!!

 

Pengen pulang, kangen mami, kangen dea, kangen cepot,
kangen lalan,,,kangen…

 

PPM dah berakhir, seribu masalah kayakna bakal gw
hadepin…

 

Mulai dari IP yang turun yang pastinya berimbas sama
kontrak kerja gw, calon pengangguran neeh…

 

Belum lagi adaptasi sama matkul2 perdata yang
susyeh…dengan dosen jadul…dan pasal2 BW yang ribuan…

 

Masalah sama mumi juga, pusing gimana bilang sama
dia gw gak mau jalan terus sama dia!!!

 

Lah meningan tepar sejenak ahhh… dah ada ATM,
supply gampang!!!

 

Eh tapi ada yang membahagiakan, pas pamitan sama
warga Dusun Darungan t4 gw PPM tuh ada ibu2 yang sampe meluk2 gw, cium2 gw gto sambil
nangis bro! Terus dibawain oleh2 juga, ada kelapa, pisang, jagung, etc, bingung gimana bawanya, untung kemaren ada temen yang rela mobilnya ancur, jadi dia bawa balik ke malang, buat ambil mobil. bingung juga mo kemanain tuh makanan?


Huh gak nyangka dah, padahal perasaan gw cuman bikin riweh aja deeh!!!

 

Huh tambah pengen pulang ke peyukan mami! aya kitu peyukan mamina???


HUH SEDIH!!!

 

 

DERAS AIR … BEREBEY TES TES TES….

Saturday, February 10th, 2007

Kersent-Darungan 4 Februari 2007

 

Ah, dia selalu membeku, tanpa kata, tanpa suara, hanya
raut muka kesal yang tampak…

 

“maaf mas, tetra ngurusin KRS dulu…” singkat gw
berkata, kaku, formil…

 

uh kalo saja gw tak membutuhkannya gw gak bakal mau
deket2 sama dia jauh-jauh…

 

tanpa ba-bi-bu gw naik ke motornya, tanpa baja hitam
di kepala…

 

berjalan, tanpa suara, hanya raungan kendaraan, hanya debu
jalanan menyapa, erat kupeluk pinggangnya, niat pegangan aja kok, bukan apa2!!!

 

Sebuah sms masuk, bikin pengen nangis, pengen pulang,
bikin kuatir, “seorang teman diduga suspect flu burung” Gw ngotot minta
berenti, dia menepi, gw telpon, sebuah sms lain masuk “gw becanda deng, pengen
liat aja reaksi lo”…GARELOZ TAH!!!

 

Ketika gw bilang padanya sms tuh ngerjain, dia hanya
tersenyum sinis,

“ini dah sore, mo ujan, kemalaman di jalan mau?”

 

gw nyengir minta maaf, selain gak enak, kesel pula!!!

 

Di jalan ada seorang teman yang nyegat, gw turun,
berteriak histeris, memeluknya, bilang kangen, cipika-cipiki, kangen2an (temen
cewek)
 kapan2 gw bakal cerita temen neeh (sosok teman, rival
juga)

 

Mumi tambah manyun!!!

 

Perjalanan dilanjutkan, tetes air hujan turun satu2,
basah,

“bentar paling ya mas ujannya, gak usah berenti aja”

gw berkata, menenangkan diri sendiri, tak ada jawaban,

 

“Mas emangna gak bawa jas hujan yah?”

 

Pertanyaan gw dijawab dengan sepi, hujan yang makin
deras, hari mulai gelap,

 

Kecepatan bertambah, pelukanku makin erat, sebentar gw
liat wajahnya basah, gw cari2 tisu di tas, asli basah bro (ya iyalah keujanan
gto), gw lap wajahnya dari belakang…gw berbisik di telinganya “maaf
ngerepotin”

(duh gak enak, udah minta pulangnya juga maksa
kemaren, sekarang tambah gw menyengsarakan dia),

 

Motor Berhenti di sebuah bangunan sekolah TK, aku
turun menepi (nyiuhan uy)…gelisah, merasa bersalah, gw dekati dia, kupegang
tangannya, kulihat matanya, ‘sayu, pasrah’

 

“maaf ya!” lirih, dia tersenyum, (tumben, kirain mo
marah)

 

“gw seneng sama lo disini, klo bisa hujan gak usah
berenti” hah???

 

“jangan ah…masa sengsara disini?” aku tersenyum
menggoda, dia meremas tanganku, (naha
jadi kieu nya?) 

 

“berapa hari lagi qta PPM tra?”

 

“satu minggu”

 

“cepat ya?”

 

“cepat? lama ah, rasanya tiap detik tuh kerasa banget”

 

Dia tersenyum, memandang hujan…aku meremas tanganku
sendiri, gelisah, hari mulai gelap…

 

SAHA TAH YANG BIKIN TETRA KEUJANAN N KEMALAMAN DI JALAN??? NGAKU!!!

GARA-GARA DA2

Saturday, February 10th, 2007

Ketika gizi begitu menggoda
tuk dicumbu, tapi orang2 pada melek kagak bisa tidur, diriku pun tersiksa…

 

Pas gw kasih pengumuman pada dunia klo gw berhasil
menaklukan Mr. Ghost semua langsung mengaitkan dengan tragedy da2!!! (identitas
asli: Gozy SH. seorang dosen hukum perburuhan paling jadul, uu perburuhan dah
ganti setiap musim yang diomongin tetap BW yang lahir ratusan tahun yang lalu),

 

Parameter yang gw pake klo gw dah bisa naklukin tuh
dosen adalah gw dapet B untuk kul hukum perburuhan, mengingat Mr. Ghost
terkenal dalam sejarah tidak pernah kasih nilai lebih dari C+….

 

Nah jadi klo gw dapet B itu sungguh keajaiban dunia
yang perlu diabadikan…

 

Masalahnya adalah semua orang menyangka itu akibat
dari tragedy dada yang pernah terjadi …

 

Jadi begini ceritanya:::::::::::::

 

Tempus Delicti:

Jum’at, bulan desember 06 ntah tanggal berapa, lupa
uy, tapi pokokna pas ngumpulin paper pengganti UAS matkul perburuhan!

 

Locus Delicti:

Kosan-Kampus

 

Case Position:

 

Jam karet Waktu  Indonesia Bagian Gw

Gila deeh lom bikin conclusion, rekomendasi juga lom
dibikin, pala dah puyeng minta istirahat, tapi sekitar 3 jaman lagi gw mesti
ngumpulin paper yang gw kebut semalam ini. untung tulis tangan jadi gak perlu
khawatir ada masalah dengan printer atopun dengan penjilidan yang biasanya
ngantri…

 

Konsentrasi…konsentrasi…

 

 Jam Karet Waktu  Malang  Bagian Kersent …

 

Hey bilang sama mama dulu ngidam apa kok gini jadinya?

Hey bilang sama mama dulu ngidam apa, Kok bisa paper
yang dibikin dengan penuh darah dan air mata kena capcay gini seeh?

Capee deeh…

 

Halah itu milikmu Mr Ghost, Nih capcay dalam paper,
gizi paling enak dari mahasiswimu yang paling sebal dengan ke-jadul-anmu…

 

07:00 WIKA (Waktu Kira2)

 

Duh 30 menit lagi paper dikumpulin, baju yang layak
cuman kemben item yang kayakna klo gw pake bisa melorot, tapi mengingat waktu
sudah tidak bisa diajak kompromi, jadilah diriku ke kampus dengan setelan
kemben plus jeans yang sering melorot (duh beneran bukan karena pengen
melanggar pasal 281 tawa 282, tapi bener2 karena londre yang suka telat nganter
pakean)…

 

ntah kenapa nasib kali ini berpihak padaku, perempatan
ITN yang biasanya lampu merahna betah menyinari jalan, waktu itu dia cepat
sekali berlalu, mungkin malu kale dengan ketergesaan diriku,,,,

 

(masalahna klo Mr Ghost dah masuk kelas, n ada
mahasiswa masuk belakangan, alamat akhir dunia segera tiba, mengingat walo
mahasiswa nangis darah sampe masuk ICU pun, tugas menyusul kagak bisa
diterima…TITIK KAGAK PAKE KOMA)

 

Nah jadi ceritanya gw masuk gak pake telat2…

 

cerita selanjutnya adalah tiap mahasiswa dipanggil
atu2 buat ngumpulin tugas n tanda tangan…

 

“Tetra Putri …”

 

Seorang pejuang maju ke depan, sebuah paper yang
diramu dengan capcay di dekapnya dengan sayang, mungkin sang pejuang menganggap
hanya paper itulah penyelamatnya dari Mr. Ghost dengan asap membumbung dari
setiap lubang di wajahnya (Mr. Ghost cerobong asapna tingkat tinggi bro, habis
satu ganti lagi, pokokna hilang sekelebat asap, berganti sejuta polusi
cigarette)

 

Klo mo tanda tangan kan
mesti nunduk
?

nah itu dia tragedy da2 nya…pas sang pejuang qta nunduk isi kemben kemana2, sang
pejuang kagak sadar, temen2 yang liat merah2 malu, Mr. Ghost sukses melotot
dengan pandangan yang mungkin klo sang pejuang liat bisa bikin muntah 7 hari
tujuh malam…

 

Begonya sang pejuang qta baru sadar pas dah keluar n
sekelas heboh, sukseslah sang pejuang merah2, malu, merasa jadi terdakwa pasal
282.

 

Duh…yang paling gw benci adalah ada beberapa orang
yang nganggap gw sengaja, gw dianggapnya selain punya niat, kesempatan pun ada
jadi cocok
kan
sama firman Bang Napi?


Akhirnya gw sukses jadi terdakwa penjahat kelamin dengan
tuntutan pasal 282 tanpa fair court, hanya seulas seringai ejekan yang jadi
pidana…

 

Nah pidana itu belum berakhir sampe sekarang, ketika
dengan sukses gw dapet B untuk mata kul Mr. Ghost…semua orang menghubungkannya
dengan tragedy tuh. SEBEL DAAH…

 

Padahal gw yakin paper gw walopun diramu dengan capcay
isinya berbobot karena gw riset sendiri untuk bisa mengungkap kelemahan
Undang-Undang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (UU 2/04), Gw
yakin gw mampu dapet A sebenernya, tapi mengingat dosennya Mr. Ghost yang
gengsi keliatan bego di hadapan mahasiswanya n gengsi ngaku klo mahasiswanya
lebih pinter, maka hanya nilai B yang gw dapet…

 

JADI KLARIFIKASI AJA YAH…GW EMANG MAMPU!!! JADI GAK ADA HUBUNGANNYA DGN KEMBEN
MELOROT KLO GW DAPET B!!!!

 

Case Note:

Darungan, Jum’at Kliwon, malam purnama, raungan
serigala dari Nokia 6270, iringan ayat kursi dari acer yang mulai melemot,
Sempurna sudah malam ini untuk tempus deliciti sebuah pelanggaran pasal 340…

Duh Haus Darah Mr. Ghost…ijinkan sejenak ku menjadi
vampire, biar kuhisap darahmu untuk memuaskan dendamkuu…aummmm…

 

GIZI BIKIN RIWEH

Saturday, February 10th, 2007


"Tidak menerima tamu dan
konsultasi di bawah jam 10 pagi"

 

Semua heboh gara2 pengumuman tuh…he he he … sebenarnya
gw pasang malem2 pas semua orang dah pada sekarat…semuanya tuh gw lakukan biar
bisa menyelamatkan muka aza seeh. pernah dosen pembimbing datang pas gw lagi
semaput dan bangun pun cuman buat ngomong yang gak perlu dan gak
nyambung…akhirnya dengan sukses diriku tewas lagi…diiringi seribu makian
temen2. untung dosennya cukup bego untuk mengerti apa yang terjadi pada gw…

 

Selain itu, semua orang yang datang pada nanyain gw
bukan yang lain, nah klo gw nya masih tewas? malu
kan gw? jadi daripada malu mendingan bikin
pengumuman seperti itu. Apalagi klo sampe bangun terus ngawur gak karuan? wah
alamat fak hukum UB ikut2an tewas gara2 gw sering nyalindur…

 

 

Jadi dengan “itikad baik” sangat2 baik gw masang
pengumuman itu…

 

Sebelumnya memang gw dah sering bikin repot, kesibukan
pagi2 dimulai dengan perang dan taruhan gimana caranya menyadarkan gw?

 

Sampe kajadian disiram seribu ember pernah terjadi. Sukseslah
gw jadi pembantu membersihkan kamar yang basah dan jemur kasur, sampai gw kepikiran
dengan bikin alasan ke orang2 kampung
à “kena ompol…tatut pergi ke kamar mandi,
ngempet, ngompol dah…” uh alasan yang gak cerdas…Ya nggak lah masa gw sebego
itu, gw bilang aja kena ujan…walo semalam kagak ada ujan, untung gak pada
nanya2 lagi. he he he he he

 

Pernah juga gw digiring ke kamar mandi dicemplungin…

 

Seorang temen sempat pula nangis mohon2 minta gw jadi
normal pas PPM saja selanjutnya terserah anda…duh gw bukannya gak mau seeh, cuman
pala gw mumet, gw gak betah, apalagi dengan teror mas mumi yang tiada
akhir…jadina untuk sejenak saja ingin gw rasakan kedamaian…ahhhhh

 

Oh nasibku…lucu tapi sumpah gak lucu…

 

Sedih sebenarnya…Gw jadi aneh sendiri… paling aneh,
sensitif nya aneh, sering keliatan paling bego klo lagi tepar tak sadarkan diri…tapi
sebenarnya kagak…

 

Dalam hal ini thanks banget ma temen2 PPM yang care dan
gak comel tambah rame amirr tapi penakutnya juga amit2…he he he he he he he he…

 

(((Maaf yeee sebenarnya yang bikin foto iseng terus gw
masukin laptop terus gw bikin wallpaper terus pas kalian nyalain laptop
muncullah foto aneh yang mirip penampakan, GW NGAKU ITU GW YANG BIKIN…He he he
he he he he … SERIBU MAAF KUPERSEMBAHKAN PADA KALIAN…)))

 

Becanda gw ternyata gak lucu blasss,

 

Jadilah gw harus ngeronda malam ini (tulisan nih gw
bikin tanggal 31 jan 07 jam
23:30
WIB)

 

Kembali ke laptop,,, eh maksud gw kembali ke gw yang
suka bikin ribut,,,

 

jadi begini sodara (word key mister rabun: Rabun=dosen
gw lulusan amrik bo, paling keren deeh)

 

Hari pertama gw PPM=KKN tea bro…

 

Eh sebelumnya pas gw mo berangkat tanggal 22 jan tuh
gw packing dengan semaput, nyari2 baju yang layak pakai oh ternyata baju2 masih
sukses nyungsep di londre…Oh My God cobaan apakah yang kau timpakan pada
diriku???

 

Packing pun tidak karuan asal masuk tas dah gw
berangkat, rencana berangkat dari fak tuh pukul 7 tapi gara2 jam yang dipake
jamnya WIBG (Waktu Indonesia Bagian GW) jadinya kita berangkat jam 11 (uuhhh
sungguh tidak logis). nah jadi secara logika gw mesti ke kampus minimal jam
6:30 …nah jam 6:30 itu gw masih maki2 londre yang gak mau
cepet2 balikin baju gw


(sebenarnya seeh gw yang bego juga, mo PPM baju baru
dicuci sehari sebelum hari H). tapi waktu WIBG itu yang menyelamatkan gw juga,
karena gw punya kesempatan untuk borong baju dulu (jadi terus terang baju yang
gw bawa baru semua)…


Nah sodara2 kembali ke hari pertama PPM…setelah
semalam ada di kontrakan yang yah sebenarnya lumayan seeh, walau kagak ada tv (ya
iyalah kita
kan
bukan liburan bro, sis!)
… gw dah ngamuk2 gara2 gak kutemui satu temanpun yang
bawa kamera buat dokumentasi. OH My God, itu
kan vital banget … capeee deeh

 

“Ya ampun, jadi gak ada yang bawa kamera? gimana kita
mo liatin sama dosen qta ngapain aja disini?”

 

Bawaanku dah banyak bawa ini bawa itu…—seorang teman
bela diri

 

Gw dah bawa kok apa yang ditugaskan, soklin, detergent,
hanger (londre banget dahhh)—teman yang lain menimpali…

 

kamu sendiri emangna bawa apa?—ada temen yang nanya.

 

“YAH BAWA ILMU LAH” (polos gw jawab)

 

Gubrak sukses tewas dengan sebal!!!!

 

Selanjutnya PPM gila bosen abis…duh gw yang asalnya
dari kampung saba
kota pulang ke kampong lagi:
selain sukses kampungan ternyata masih mental
kota gak bisa nerima hal2 remeh di kampung…

 

Contoh pertama:

 

listrik sering jeglek…harusnya kan maklum, di kampong gto pasokan listrik
minoritas n diskriminasi…

 

Contoh Kedua:

 

Boso Jowo bikin mumet…yah insiden boso jowo tuh pas
ketemu Mr Tro sang RT 31 yang diajak ngobrol jawa sama Mas Yan (duh tuh orang
kagak ngarti apa klo gw kagak ngarti basa tarzan…he he he he he he)

 

Nah selain gw bego kagak ngarti gw melongo kayak
monyet ompong baru ke dokter gigi…

 

Nah selepas pertemuan dengan Mr. Tro itu gw ngamuk2 ma
mas Yan…gw bilang tuh rasis n sukuis…wah sebenarnya wajar ini
kan komunitas jawa gak mungkin lah pake basa
sunda (bego loh!)


Contoh Ketiga:

Makanannya…uhh, tempe
lagi
 , tahu lage, bosen dah…bisa2 pulang jadi kedelai…bukannya gak seneng, tapi bosen!!!

Nah jadi sebenarnya gw ngaku dah kerjaan gw  mulai pertama PPM adalah marah2, tepar dengan
damai, ngerepotin orang, dan hal-hal lain yang menyebalkan…

 

termasuk malam ini, gara2 barusan di laptop muncul
wallpaper gaib,,,temen2 pada ribut,,,dan gilanya gw ngakak ketawa dengan ketakutan2
teman2 yang mayB gak perlulah Bro n Sis, apalagi kita didoktrin oleh aliran
‘kritis, logis, radikal’ ,,, tapi ngakaknya gw keliatan gak sensitif jadilah tambah
sebal orang2 sama gw…dengan rasa bersalah terpaksa gw ngeronda malam ini…untuk
menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan…

 

nah sebelumnya listrik tuh mati2 mulu, terus ada kelabang
juga terus ditambah gambar gaib di wallpaper lengkaplah sudah ketakutan2
itu…terus terang pengaruh juga sama gw…gw ikutan tatut juga…NGAKU DAH
AKHIRNYA…jadi sebenarnya gw ngeronda juga bcos gw kagak bisa tidur…sementara
supply gizi baru pagi besok dikirim…

 

Padahal sebelumnya gw bilang “Pleesse deh itu
perasaaan kalian aja yang suka dilebih2kan, gak usah didramatisir lah
tatut2nya”

 

nah jadi pas gw dengan polosnya ngaku “gw tidur
dimana?” (mengingat sebelumnya gw tidur di belakang n sendirian)

 

koor backsound langsung berbunyi “MAKAN TUH
PERASAAN!!!””

 

kamshia…kamshia…

 

 

Tolong!!!!

Saturday, February 3rd, 2007

Kesedihan tanpa akhir…

Gila deeh…

lengkap rasanya hidup teh…

ip turun, terancam dipecat ti t4 kerja, masih suka linglung, mami marah2,bokek,,,

duh pengen sembuh neey,,,

TOLONG!!!!