AKU INGIN MEMAKNAI BAYANGMU

 
Aku ingin memaknai bayangmu dengan sejuta impian yang kumiliki

Dengan arti hadirmu di kelopak mataku

Ku ingin maknai bayangmu dengan serpihan rindu yang melukaiku

Dengan senandung duka yang mengalun selirih El Nina

Aku ingin memaknai bayangmu dengan mengusirmu dari mimpi laraku

Dengan membunuh KAU dari anganku

 

Aku ingin memaknai bayangmu dengan menjelmamu jadi orang lain

Ku ingin maknai bayangmu dengan sepenuh indraku

Menjelmamu dalam mataku

Menjelmamu dalam telingaku

Menjelmamu dalam mulut hatiku

Menjadikanmu kenangan kengerian

Yang anganku tak perlu kembali padanya

 

Namun kau hantu bagiku, menjeratku dengan teori “aku padamu”

Kau lintahku mengisap darah semangatku

Hingga aku mati rasa mati tulang

 

Aku ingin bebas!

Bebas dari kungkungan hotel prodeo rasaku padamu

Aku ingin mengatakan Te Amo pada
selain kau

Dengan memaknai bayangmu pada lara rinduku

 

Aku ingin memaknai bayangmu pada sebilah pedang duka

Menyayatmu menjadi serpihan memori yang tak perlu kukenang

Aku ingin memaknai bayangmu pada aur runcing kebencian

Ku ingin menusukmu menjadi lubang-lubang angin

Yang tak perlu ada badai karenanya

Aku ingin memaknai bayangmu

Pada kepalan tangan dari insomniaku karenamu

Ku ingin memukulmu menjadi bulatan-bulatan chym

Yang aku tak perlu muntah karenanya

Ada yang lain dalam bayangmu yang tak kumengerti

Hingga kumaknai bayangmu dengan:

“Kau hanya ingin melepas hasrat denganku”

Dan aku masih terkapar dengan teriakan di tenggorakanku

CUMBUI AKU DENGAN CINTA!

…tapi kau hanya seorang Batakala dengan keangkuhan Rahwana …

 

  Malang Basah Oleh Kenangan,                                                21 Januari
2007

 

One Response to “AKU INGIN MEMAKNAI BAYANGMU”

  1. god-x Says:

    banyak bahasa nu teu ngarti, hueheuheu..
    bahasa tingkat tinggi uy, keep posting weh neng!! :-*

Leave a Reply