Archive for January, 2007

MALMING BERKEPING-KEPING…

Saturday, January 20th, 2007

Malang
Sedang Bercumbu
, 20 Januari 2007

Duuhhh gak bisa berkata-kata,

Ngomong apa yah?

Bicaralah sesuatu sayangku?

Gak bisa uy…

Terlalu indah…

Terlalu memabukkan…

Terlalu gila untuk dikenang…

 

Ah…Terlalu…terlalu…terlalu…

 

(:”> icon pipi tomat)

 

Sampai
ketika kutulis ini pun aku masih tersenyum2 layaknya orang gila,

 

Suatu hari aku pernah berjanji tidak akan lagi
menjadi gila seperti ini tapi setiap orang yang kutemui harus menjadi gila,

 

Sampai kutemui dia, seorang laki-laki dengan
sejuta petualangan malamnya,

Kutemui dia di pojok pertemuan yang penuh dengan
hujan ludah…

 

Seseorang mengenalkannya sebagai calon suamiku,

Aku tercengang tak percaya, LELAKI BRENGSEK ITU
akan menjadi suamiku…

 

Aku berontak…

 

TIDAK! Suamiku adalah pangeranku,

Pangeran yang rela menyebrangi lautan lumpur dan
berjalan sampai Ujung Timur Pulau Jawa hanya untuk membawa sekuntum mawar
untukku,

 

BUKAN! Dia bukan pangeranku,

Pangeranku adalah lelaki yang menyelamatkanku dari amukan Rahwana
kehidupan…BUKAN DIA…

 

Ah…aku bukan Cinderella, bukan Sinta…

Aku hanya Tetra…sang petualang…

Aku hanya Tetra…sang pemabuk…

Aku hanya Tetra yang sedang jatuh cinta…

 

Jatuh cinta pada malam…”…”

Jatuh cinta pada godaan…”…”

Jatuh cinta pada LELAKI BRENGSEK…

 

Dia memang brengsek, tapi kuakui dia pangeranku

Karena pernah suatu hari dia menyelamatkanku dari
perang hasrat,

Karena dia rela menyebrangi lumpur dan terbang
sampai Ujung Timur Pulau Jawa hanya untuk merayu dan menaklukanku,

Walau tidak dengan sekuntum mawar, tapi dengan
durinya mawar…

 

Akhirnya kuterima dia…

Dan akupun siap tersiksa dengan lukanya cinta…

 

Aaaahhhhh…

 

Lukai aku kekasih, LUKAI!!!

Tapi tetaplah bersamaku untuk menggores setiap
daging di kulitku…

 

Bunuh aku kekasih, BUNUH!!!

Tapi kubur aku dengan cumbuanmu…

 

Siksa aku kekasih, SIKSA!!!

Tapi rangkul aku dengan kehangatanmu…

 

19:30
(kira-kiralah)

 

Masih sama seperti pertama kali bertemu:
MENYEBALKAN!

Senyum menyebalkan yang kugilai,

Tatapan nakal yang membuatku ingin berenang di
dalamnya,

Tawa mengejek yang membuatku ingin membunuhnya,

Wajah menggoda yang membuatku ingin mencakarnya,

Kata-kata sinis yang membuatku gemas setengah
mati,

 

Oh…indahnya jatuh cinta…

Indahnya cinta membuat gila…

 

Aku tidak akan pernah mau menghapus bibirnya dari
bibirku,

TAK AKAN!!!

 

Aku tidak akan pernah mau menukar tatapannya dengan
tatapan siapapun,

TAK AKAN!!!

 

Aku tidak akan pernah mau membuang senyumnya dari
mataku,

TAK AKAN!!!

 

Aku tidak akan pernah mau menjual setiap kerling
matanya pada siapapun,

TAK AKAN!!!

 

AKU PUN TAK AKAN PERNAH MAU MENGGADAIKAN KENANGAN
JAHANAM ITU PADA SIAPAPUN…

 

Tragisnya…Aku masih tak bisa bilang padanya
betapa aku mencintainya dan siap terluka sampai berkeping-keping seperti ketika
Malang sedang bercumbu malam ini…

 

Kekasih…Ijinkan aku mencumbumu dengan cinta…!!!

Kekasih…Kecuplah aku dengan rindu…!!!

 

Tolong angin sampaikan padanya…lewat pos, lewat
sms, lewat telpon gelap, atau lewat email…lewat apapun yang kau bisa…

 

AKU MENCINTAIMU!!!

 

——————————————————————–

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SMS LUKA SEORANG LELAKI

Saturday, January 20th, 2007

 

Seorang lelaki menangis

Air matanya menjadi awan menjelma hujan dan larut di laut

Tapi bukan untuk itu ia menangis

Sender:

+62856…361

Sent:

05:54:51

21.01.2007

 

Siapakah kau yang membuatku rindu

Tunggu aku di peraduan semestamu!

Tak tahu, aku orang ke berapa yang menapak di pantai kenanganmu?

Sender:

+62856…361

Sent:

07:20:30

21.01.2007

 

Air mata siapakah ini?

Berdenting di dawai hatimu?

Kau tak percaya, kau telah temukan aku!

Yang terkuras kering karena lagu hatimu…

Sender:

+62856…361

Sent:

07:42:10

21.01.2007

 

NB: Ada yang bisa ngasih tahu: Sms siapakah ini? Puisi siapakah ini?

AKU INGIN MEMAKNAI BAYANGMU

Saturday, January 20th, 2007

 
Aku ingin memaknai bayangmu dengan sejuta impian yang kumiliki

Dengan arti hadirmu di kelopak mataku

Ku ingin maknai bayangmu dengan serpihan rindu yang melukaiku

Dengan senandung duka yang mengalun selirih El Nina

Aku ingin memaknai bayangmu dengan mengusirmu dari mimpi laraku

Dengan membunuh KAU dari anganku

 

Aku ingin memaknai bayangmu dengan menjelmamu jadi orang lain

Ku ingin maknai bayangmu dengan sepenuh indraku

Menjelmamu dalam mataku

Menjelmamu dalam telingaku

Menjelmamu dalam mulut hatiku

Menjadikanmu kenangan kengerian

Yang anganku tak perlu kembali padanya

 

Namun kau hantu bagiku, menjeratku dengan teori “aku padamu”

Kau lintahku mengisap darah semangatku

Hingga aku mati rasa mati tulang

 

Aku ingin bebas!

Bebas dari kungkungan hotel prodeo rasaku padamu

Aku ingin mengatakan Te Amo pada
selain kau

Dengan memaknai bayangmu pada lara rinduku

 

Aku ingin memaknai bayangmu pada sebilah pedang duka

Menyayatmu menjadi serpihan memori yang tak perlu kukenang

Aku ingin memaknai bayangmu pada aur runcing kebencian

Ku ingin menusukmu menjadi lubang-lubang angin

Yang tak perlu ada badai karenanya

Aku ingin memaknai bayangmu

Pada kepalan tangan dari insomniaku karenamu

Ku ingin memukulmu menjadi bulatan-bulatan chym

Yang aku tak perlu muntah karenanya

Ada yang lain dalam bayangmu yang tak kumengerti

Hingga kumaknai bayangmu dengan:

“Kau hanya ingin melepas hasrat denganku”

Dan aku masih terkapar dengan teriakan di tenggorakanku

CUMBUI AKU DENGAN CINTA!

…tapi kau hanya seorang Batakala dengan keangkuhan Rahwana …

 

  Malang Basah Oleh Kenangan,                                                21 Januari
2007

 

TEROR MUMI

Saturday, January 20th, 2007

                                        19 Januari 2007


Dnangel_05
Prolog:

Niatnya bikin kuburan mumi, eh malah aku menggali
kuburanku sendiri…Capee Deeeh!!!!

 

 

Malang Basah dan Kedinginan
20:40 WIB

 

Pala masih nyut-nyutan, badan
remuk redam, sebelah bahuku tambah pegal, perut ikut-ikutan ngamuk minta diisi!

 

{ Uhh sepertinya aku ketularan kompilasinya Cula :D eeh komplikasi, he he he =)) }

 

Aku pun pulang dengan ogah-ogahan, Mas Mumi
mengunggu di kosan!

 

Ya ampyuuun di kosan tak kutemui siapapun…

 

Iseng kutelepon seseorang…Ah suaranya membuatku
ingin membungkamnya dengan bibirku…(siapa yah???)

 

Malang Masih Mendingin 21.00 WIB

 

Mas Mumi
datang, padahal aku ingin sekali bercumbu dengan bantal…huuh…

 

”Bisa minta waktu sebentar?”

”Bisa, ada apa? PPM lagi?”

”Bukan, aku ultah hari ini”

”Hah? Aduh selamat ya! Gak punya kado apa-apa nih,
tadi malam gak bilang kalo ultah”

 

Kucium pipinya, dia memegang tanganku, mau tak mau
aku harus melihat matanya! Suer deeh aku benci melihat mata gila dan mabuknya,
sama bencinya aku dengan bibirnya yang memabukkan!

 

”Terima kasih! Temani aku malam ini, pleasee!”

 

Aku pengen sekali mengusirnya dan bilang padanya:

”Pleasee tinggalkan aku sendiri dan jangan ganggu
aku lagi”

 

Tapi yang kulakukan adalah menemaninya, membuatnya
bermimpi, membuatnya terbang…pada akhirnya kubuat dia terjatuh dan terluka!

 

 

Siapa
bilang hanya ditolak cinta saja yang bisa menyakitkan, menolak cinta pun sama
menyakitkannya! Mau bukti? Perhatikan pembicaraan ala sinetron di bawah ini:

 

Lokasi: Dirahasiakan (yang pasti bukan di kosan)

 

”Kembali padaku!”

Aku pura-pura tak mendengar…

Dia memegang tanganku erat, meremasnya, menatapku
dengan pandangan kesakitan…

”KEMBALI PADAKU”

”Eh??? Kenapa aku harus kembali padamu?”

”Karena Aku Mencintaimu”

 

Halah klise…

CINTA??? BULSHITT!!! KAU HANYA TERGILA-GILA DENGAN
CIUMANKU!!!

 

”Aku juga mencintaimu, tapi tak mampu untuk
memilikimu, MAAF MAS!”

 

Dalam hati aku berteriak ”MENGERTILAH MAS!
MENGERTILAH!”

 

Dia terhenyak….

Menarik nafas…

Aku mendengar ada beban disana,

Ada hati yang tergores,

Ada luka yang menganga,

 

Dan itu membuatku GILA!!!

Ikut sakit,

Ikut terluka,

 

Ah…Dia menggigit bibirku!!!

 

Ada setetes darah, ada aliran air dari mataku…

Duh..AKU TERLUKA KARENA MENOLAKMU!

 

                                       20
Januari 2007


Malang Dini Hari Makin Mengggigil,
01.00 WIB

Dingin,
pala masih pening, badan masih ringsek, nanah di hatiku mulai membusuk…

 

Semua sudah berakhir Mas, jangan bermimpi lagi!!!

 

Dia termenung,

Tanpa kata,

Tanpa ekspresi,

Aku meninggalkannya dalam sunyi,

 

30 menit kemudian baru kudengar dia berlalu…

 

Bantal mendingin,

guling seolah-olah mencibir,

kasurpun mendengus benci….

 

Aku jengah…

 

Kuputuskan untuk melayang sendirian,

Mengarungi dunia mimpi tanpa teman…tanpa kekasih…

 

 

Malang Dalam Lelap Mimpi Burukku,
09.00 WIB

Aku terusik oleh hembusan sebuah nafas, kubuka
mata….

 

TIDAK!!! MUMI LAGI!!! MUMI LAGI!!!

 

Otakku berteriak : ”Tetra kalau tidur tolong pintu
kamarnya dikunci!!!”

 

Aku tersenyum dengan terpaksa…

 

”Ada apa?”

”kita kumpul PPM hari ini, jam 09.30”

”Ahh aku cape, ngantuk, siang mesti ke kantor!”

”Temani aku sekali ini saja!”

 

Aaaaaahhhhh…….

 

Aku bangkit dengan pala yang masih nyut-nyutan,
tubuh yang ancur dan perut yang teriak-teriak…

 

Aku teringat sesuatu, uuh masih berantakan, cepat
kubereskan!

 

”Aku sudah tahu”

”Cukup alasan untuk tidak mengejarku lagi bukan?”

”Aku tidak mengejarmu, kau yang memancingku dan
aku pun terpancing…”

”Ah…sudah DIAM, ini yang terakhir!”

”Sampai nanti malam?”

”Malam? TIDAK! Tunanganku mau datang!”

”TUNANGAN?”

 

Matanya gila oleh kemarahan, tangannya pun
menggila di pipiku!

Dia memaksaku, Kugigit bibirnya!

”Maaf!” Dia berbisik…

 

GELO…GELO…GELO…GELO…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

 

Kampus Berembun dan Bergerimis, 10.00 WIB

Aku manyun, dia meraih tanganku, menggandengku…

”Senyum!”

Aku tersenyum palsu,

Semua orang bengong,

Ada

seorang teman heran, memasang wajah ”what’s
wrong?”

Kujawab dengan pandangan “Gak usah nanya deh…tolong
aku cepat…dan selamatkan aku dari Mumi ini”

Dia malah nyengir dan bilang “Selamat deh”

”Ahhhhhhh…”

 

Presiden datang menyapaku…

 

” Si Tetra nyaingan aing euy, eta turun sabaraha
kilo awak teh?”

”Gandeng ah, protes bae”

”Ning babarengan deui jeung si eta? Lain Tetra teh geus rek
kawin lin?”

”Nanya deui!”

 

Dia menghampiriku, berbisik di telinga!

”Tetra dicabok nya ku si eta?”

”HENTEU”

”Bejakeun ka aing mun disiksa mah, urang siksa
deui”

Aku memegang tangannya…

”Hatur Nuhun Vik”

 

Ada duka menggantung, Ada aku yang rindu Bandung,
Ada seorang teman yang siap tempur!

 

Aku lihat Mumi: di kepalanya ada dua tanduk, dia
menyeringai padaku:

 

”MALAM INI KAMU BEBAS, PPM MU AKU BIKIN SEPERTI
NERAKA!

 

 

Epilog:

 

Duh…

”Mang, Mang…Kuburan kanggo abdi tos siap teu
acan?”

”Teu acan Neng, teu acan waktosna dilongok kuburan
nagen.
Sok
eta raraoskeun heula terorna Mas Mumi”

“Tos Mang…Tos karaos pisan…KARAOS!!!”

—————————————————-

 

 

ASAL USUL PENULARAN LUKA; TIUMAN PADA BATU SANG MUMI…

Thursday, January 18th, 2007

                                                           18 Januari 2007
Pembekalan KKN hari ke-2

Masih satu kelas dengan Mas Mumi, tapi tak punya kesempatan, bahkan untuk sekedar menyapa atau tersenyum sulit sekalee, apalagi menggoda dan membangkitkan kenangan lama!!
Capee deeh…
Mungkin aku menyerah saja…

Eeitttt Tunggu Dulu!!!

Kira-kira 17.30 WIB

Sisa kelelahan masih membekas, bahuku tambah nyeri; banyak bengong di depan komp…
(gak kebayang, kok bisa Kang Cula 24 jam depan komp, aku mah seminggu saja kerja di dalam ruangan menghadap komp rasanya semaput)

Kuperiksa HP jadul warisan papi bernomor belakang "911"
Wah…1 Message received
"Tra gw ke kos lo jam 18.30, mau tanya program PPM klompok lo"
Sender: Mumiku (+62818…964)

Hah??? 1 jam lagi dia mau ke kosku…GILA!!! aku mesti siap-siap, kesempatan langka…gak boleh disia-siakan!!!

18.30 WIB Teng..Teng…
(Uh masih on time seperti biasa)

Karena insting, kupakai kaos sang-sang ketat bin tipis (basa gaulna tank top) plus celana sepaha…beneran bukan bagian dari persiapan…hanya insting!!!
Sekilas sebuah kata satire dari abah melintas "BAGOESS CUCUKU!!!" he he he he…)

Tapi mata Mas Mumi tetap tanpa ekspresi,
Bikin Mumet dan melemahkan Percaya Diri!

Segala omong kosong walau bukan tong kosong kita bicarain, aku pura-pura dah siap tempur PPM…
Padahal mah lom apa2, mengingat diriku terkena sial karena satu kelompok dengan nona2 lemot yang bisanya cuman memoles kapur tembok di muka dan mas2 dono yang kepalanya cuman berisi udang kering tanpa gizi…uhhhh!!!

sampai….

Posisi: Bersebelahan (Bayangin Ndiri deeh!)

"Mas…"
"Yah?"
"Kenapa bertanya sama Tetra?"
"Memangnya gak boleh?"
"Ya gak pa pa sih, Tetra pikir Mas gak mau deket2 lagi sama Tetra"

Tangan mulai bergerilya di bahu, menyusuri leher dengan telunjuk, bermain-main dengan telinga…Tapi  dia tidak bereaksi…

Sejuta puisi buaya berdesakan ingin melompat dan menyergap…

"Mas…" (Aku memanggil, dia mengoceh…mengalihkan perhatian…)

Wajah semakin mendekat, hembusan nafas menerpa telinga yang makin memerah…
Mulutnya tenggelam ditelan…

Pertama: tak ada reaksi…akhirnya dia pun tenggelam, dia terjerat pesonaku….

Aku melepasnya, memasang wajah ‘merasa bersalah’
Lirih kubilang "Maaf…"
Dia tidak menanggapi, terburu-buru, membereskan buku2 yang berserakan di meja, memasukkannya ke dalam tas!

"Trims, gw pulang dulu" dia bangkit, aku tak melarang…

Sampai pintu, kubilang "kalo mau tanya2 lagi, datang aza, tapi sms dulu" (dalam hati menggumam: asal jangan malming, bisa Perang Dunia ke-3 he he he he…)
"Ok, makasih ya!"

Aku mengedipkan mata, eh sesungging senyum hinggap di bibirnya, pengen ketawa liat senyum langka itu…tapi kutahan…

kututup pintu…baru "ngeh" sesuatu (janji OL uy) Aku berlari ke kamar, pake kolor (dibawah lutut dikit), kusambar jaket, dompet kubawa (mudah2an ada isinya, he he he he, biasanya jarang nyimpen cash di dompet)
Aku keluar, berlari menyusul ke pinggir jalan…kulihat dia baru masuk mobil, aku memburu langsung masuk, dia menatap heran, kubilang " numpang ke net di MT. Haryono ya!"
Dia tak bicara…

——Ada kebisuan yang ingin kubunuh, lagu "menghitung hari" versi macho mengalun "jangan sebut aku lelaki, jika tak bisa taklukan engkau…" yups betul banget Anda
"jangan sebut aku perempuan, jika tak bisa taklukan engkau…Mas Mumi yang sedang membatu dan mendingin…!!!"—-


Depan net…mobil berhenti…

"Thanks
ya" aku membuka pintu, sebuah tangan di bahu mencegah…
"tra…!" Aku berbalik, Ah….mata dingin itu telah mabuk…wajah
batu itu terluka, sakit, dan gila…bibirnya pun menggila!!!

HUHHH LELAKI!!!!
GW BILANG JUGA APA??? HA HA HA HA HA (Icon devil)…

Welcome PPM ku…sepertinya akan ada petualangan seru disana, ada pula yang
akan terluka!!!

(sejenak aku
teringat dengan lukaku,

Jadi bagaimana Miss Luka???

"Luka telah kutularkan, dia mungkin punya anti bodi, tapi dia tetap
terluka"

Jadi apa yang kau rasakan Miss Penakluk???

"HAMPA!")

——————————————————

 

ASAL USUL PENULARAN LUKA

Thursday, January 18th, 2007

17 Januari 2007

Ketika pembekalan PPM berlangsung (PPM=Program Pemberdayaan Mahasiswa=sama
dengan KKN jaman dulu)

Ruangan penuh otak kosong, dosen masih semangat ngomong, aku melompong dan
bengong, tapi masih mau omong-omong (kasihan kan dosen dicuekkin?)

Ah, sebuah wajah melintas, masih dengan mata yang sama: tajam, menusuk,
dingin, tapi indah…Bibir yang sama: tanpa senyum, tanpa kata, tapi masih
manis (soalnya pernah ngerasain, he he he he…). Wajah yang sama: tanpa
ekspresi, cuek… COOL (saingan sama kulkas)

Matanya tambah tajam ketika melihatku, matanya menyipit, aura kebencian
menyergap…

Uh aku berhadapan dengan Mas Mumi, aku merasa harus bersiap-siap menjadi
mayat dan diawetkan bersamanya…

TIDAK…dia duduk disampingku, terhalangi hanya 2 kursi…

Aku tercekik, setetes keringat mengalir, dada berdegup: bukan karena takut,
tapi kenangan lama yang merampas memori di otak membuatku amat faham kenapa
matanya seperti silet yang siap mengiris jiwa ragaku!!!

Ku robek sebuah kerta,s kutulis "Hai Mas apa kabar?Tetramu" Kukirim padanya…(tindakan bodoh!)

Ah…dia meremas kertasku, memasukkannya ke tas, bangkit dan pindah ke belakang, MENJAUHIKU…!!!

TIDAK!!! MUMI SIALAN…WAJAH MAYAT LO! SOK COOL! SOK PINTAR!

AKUI SAJA KLO DIRIMU MASIH SERING MENGENANGKU! AKUI SAJA KALAU KAU MASIH KECANDUAN DENGAN SENYUMKU! AKUI KALAU KAU BELUM BISA MENGHAPUS BIBIRKU DARI BIBIRMU (jiga kata2 Nos nya?)…AKUI KALAU KAU TIDAK PERNAH BISA  MENEMUKAN PENGGANTI DIRIKU!!!!

HAH??? Namanya tertera di daftar kelompok PPM satu desa denganku, tapi beda kelompok…

Sebuah pikiran melintas:
AWAS AKAN KUBUAT KAU GILA DAN TERPAKSA MENGUBUR MUKA MAYATMU! AKAN KUBUAT KAU KEDINGINAN DAN MERINDUKAN PELUKANKU!

Perburuan dimulai, waktu yang kupunya sangat sempit, hanya tiga minggu (masa PPM)…UH membuatku bersemangat…

Dosen selesai membual "bukan bualan" aku pun mual karena semangat seorang pemburu, aku keluar dengan tekad seorang penakluk…

Ah…di luar kelas, kulihat wajah lain, sebut saja Mr. Dongdong dengan IP nasakom, walau wajah tidak seperti om-om, malah setingkat di atas cover boy — Akrab, bercanda, saling menatap dengan penuh cinta— bersama seorang Miss lucu, cantik, imut dan sama sekali gak amit-amit…

"Jeng, itu pacar barunya Hatta ya?"
"Iya, kamu baru tahu?"
"Gtu deeh, cantik ya?"
"Kamu cemburu?"
"KAGAK LAH…!!!"

Uhhh…tambah mulesssss

————————————————————————————————

 

 

 

KIRIMAN TI KANG IDUD; JUDULNA CINTA

Wednesday, January 17th, 2007

1.Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar,
tambah lari. Tapi kalau
dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu
tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga
bikin sedih, tapi cinta
baru berharga kalau diberikan kepada seseorang
yang menghargainya.Jadi
jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

2.Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan
yang "sempurna" bagi
seseorang.Tapi bagaimana menemukan seseorang
yang dapat membantumu
menjadi dirimu sendiri.

3.Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu
tidak perduli. Jangan
pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah
ada. Jangan pernah
menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan
menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua
yang kamu lakukan hanya
berbohong. Hal paling kejam yang seseorang
lakukan kepada orang lain adalah
membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak
berniat untuk
menangkapnya…

4.Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma’afkan
aku". Bukan "Kamu dimana
sih?", tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih
kamu?", tapi "Aku ngerti
kok". Bukan "Coba kamu gak kayak gini",
tapi "Aku cinta kamu seperti kamu
apa adanya".

5.Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur
berdasarkan berapa lama
kalian sudah bersama maupun berapa sering
kalian bersama, tapi apakah
selama kalian bersama, kalian selalu saling
mengisi satu sama lain dan
saling membuat hidup yang berkualitas.

6.Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama
yang kamu inginkan dan
menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat
bukan bagaimana caranya
menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi
bagaimana belajar
darinya.

7.Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-
huyung, konsisten
tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap
tidak adil, mengerti dan
cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi
jangan pernah simpan
kesedihan itu.

8.Memang sakit melihat orang yang kamu cintai
sedang berbahagia dengan
orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang
kamu cintai itu tidak
berbahagia bersama kamu.

9.Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah
menemukan seseorang dan
jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia
bukan untuk kamu dan kamu
sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang
yang tidak pernah
menghargainya.

Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan
pernah "worth it"
setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia
pergi…

10. Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik,
akan memberi kesusahan
untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati,
supaya hikmat-Nya bisa
tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, maka
pasti ada alasan di
baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk
dimengerti, namun kita tetap
harus percaya bahwa ketika Ia mengambil
sesuatu, Ia telah siap memberi yang
lebih baik.

11.Mengapa menunggu? Karena walaupun kita
ingin mengambil keputusan,
kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun
kita ingin cepat-cepat,
kita tidak ingin sembrono. Karena walaupun kita
ingin segera menemukan
orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan
jati diri kita dalam
proses pencarian itu.

12. Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang
yang kita inginkan,
ketimbang memilih apa yang ada. Tetap lebih baik
menunggu orang yang kita
cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa
yang ada. Tetap lebih baik
menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini
terlampau singkat untuk
dilewatkan
bersama pilihan yang salah, karena menunggu
mempunyai tujuan yang mulia
dan misterius. Kebanyakan hal yang indah dalam
hidup memerlukan waktu
yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu
membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan
pengharapan - penantian
menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun
bayangkan. Pada akhirnya.
Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita
menunggu, karena alasan yang
penting.

LEDAKKAN AKU SEKARANG JUGA

Tuesday, January 16th, 2007

Catatan sunyi tentang malam 15 jan 07—12.00 WIB


Prolog:
Ini aku yang sedang bangkit! Ini aku yang sedang mengenang sunyi! ini aku yang bercanda dalam sepi dan maut! ini aku yang sedang mengembara antara surga dan neraka!
————————————————————————-

***Ntah Nigthmare atow…(eps1)***
Neng sayang cup..cup..ieu mamah bager didieu, hoyong naon lala teh? (ngusap rambut, melihat sebuah mata tanpa bayangan, tanpa asa, tanpa rasa…)
Tos atuh sayang, teu kenging deui…deui…
SUDAH!!!! Jangan lagi!!! ATAU BUNUH MAMA!!! (ada air mata mengalir, ada duka yang tak bisa ditahan, ada penyesalan yang tak bisa dihapus, ada aku yang sedang terbang…)

————————————————————————

***Ntah Nightmare atow…(eps2)***
Neng, Ni aa… Neng…Neng…NENG!!! Tos neng aa gak bakal tinggalin neng lagi (ada panggilan yang ingin digapai,ada buaya sedang beraksi,ada aku yang sedang terbang…)
——————————————————————–

***Ntah Nightmare atow…(eps3)***
Pa,,,neng hoyong uih ka bandung…!!! PA…PA…. Neng alim didieu, bosen…!!!! (ada seorang anak terluka, ada seorang anak menangis di tanah tersemprot asap mobil, ada aku yang sedang terbang…)
———————————————————————

***Ntah Nightmare atow…(eps4)***
Lo sapa seeh? Kegatelan…Si aa nemuin lo karena dia kasihan sama lo yang sedang sekarat!!!

Nah lo sapa??? LO tuh ganjen…Gw dah 5 tahun bareng dia, Ini Lo yang ngaku baru 6 bulan kayak kesamber gledek, ribut!!!

5 tahun ditinggal lo ngelaba dari satu cow ke cow laen…ITU 5 tahun tanpa arti??? MIKIR LO, emang cow suka disakitin!!!

Gw bilang sama dia hati gw buat dia walau gw dalam pelukan orang laen…

BITCH!!!!

OH DAMN!!!!

(ada yang terhina, terpojokkan oleh jurang yang tak tersebrangi, ada aku yang sedang terbang…)
————————————————————————

***Ntah Nightmare atow…(eps5)***
Teh lala,,,Lalan gambar Mr Crabs na teteh nya???

Teh Lala Begang! Lalan hoyong koin deui!

(ada seorang malaikat kecil menyapa, ada tangis kasih sayang sang lugu, ada aku yang sedang terbang…)
———————————————————————–

***Ntah Nightmare atow…(eps6)***
Teh, sayang teu ka Dea? Mun sayang ulah uih deui ka Malang atuh teh…!!!
(ada permintaan yang tak mungkin terkabul, ada aku yang masih terbang…)
———————————————————————-

***Ntah Nightmare atow…(eps7)***
Teteh seh kamana bae? Cepi sedih gen eweh nu maturan!
(ada malaikat protes, ada aku yang masih terbang…)
———————————————————————–

***Ntah Nightmare atow…(eps8)***
ehmmm, kenalin La ini istri gw…
Hah???
eh…aku mau tetep sama kamu…aku gak suka sama dia…
So???
kamu mau jalan ma aku lagi?
Apa???? Pleasee deeeh!!!
(ada yang terhempas, ada aku yang masih terbang…)
——————————————————————-

***Ntah Nightmare atow…(eps9)***
Cek mamah oge tong jauh2 make ka malang sagala,,,tuh unpad lewih deket…ieu mah neangan nu hese2 teuing, dosenna oge barego meren nya?
(ada makian yang tak bisa dibantah, tapi aku masih melayang…terbang…)
———————————————————————-

***Ntah Nightmare atow…(eps10)***
Lo tahu gak ini tunangan lo kan?
hah???
"jangan tinggalin gw cay pleasee"
(duka masih menggantung, ucapan sayang tak pernah ada, aku tetap memilih terbang dan berharap jatuh…)
——————————————————————-

Epilog:
Masih ada eps 11,12, ntah sampai berapa….
aku masih disini menggenggam dunia yang sedang melayang!!!

BERHARAP MELEDAK DI UDARA,,,Wahai Sang Pemilik Hidup Ledakkan Aku Sekarang JUGA!!!

Sampai….
"Gugah! Ibak, teras sholat shubuh! hayo bageur, incu abah!" Sender:+62856….361 (Saha nya???)

HAH??? Pesan dari surga kah???

SO STUPID

Monday, January 15th, 2007

Hampa,,,
Sepi,,,

Gw bodoh banget, mau2nya jadi korban..padahal pleasee deeh..cowok gto..1000 juga bisa gw dapetin (halah)…

Gimana klo jadi player lagi? NO THANKS…
Cukup sudah…klo gw jadi player sama aja gw sama dia gak ada bedanya…

Ya ampunnn kayak bukan tetra aja seeh…cowok bikin berdarah2…pleasee deeh…

Sejak kapan seeh?
Sepertina setelah malam jahanam itu, berubah yah tetra teh?
Ya gto deeh… PAYAH….!!!!

Silahkan menikmati lukanya cinta wahai pencipta luka bagi setiap pemuja… (KARMA TAH!!!)
Silahkan menikmati setiap tetes darah yang mengalir…NIKMATI dan NIKMATI…

Duh…liat diri gw sekarang Mirip tangkorak, makan gak karu-karuan, sering gila-gilaan, gak ada kerjaan, banyak bengong depan kompi sampe mata perih…Mulai tidak bisa memakai baju dengan lengan pendek…itu artinya…gw dah mulai menggali liang kubur…SELAMAT DATANG DI ARENA BUNUH DIRI PELAN2…

Padahal pleasee deeh cuman gara2 cowok!!!

NAda-nada pedas mulai gw dapetin mulai dari:
"dulu siapa seeh yang ngetawain aku pas putus, bilangnya : pleasee deeh cowok gto: nyamuk yang mesti ditepuk"
"Ya ampun menyedihkan banget seeh kamu,,,"
sampai yang "TUH RASAIN!!!"

OK gw rasain sekarang! GW RASAIN!!! JAdi???
Besok GW DAH BERUBAH KOK!!! ;-)
Ya Ampun kenapa gak hari ini?
———————————————————-

TITIPAN TI KANG PAY

Sunday, January 14th, 2007

prolog: duka naon judulna teh,,,tapi meren "pependak sareng mantan harim cenah mah… terus CLBK….hehehe"
—————————————————————
Ngan ukur sababaraha kali tepung jeung manehna
tapi ieu rasa terus nyantel dina ati
nyulusup kana sanubari, nambru dina qalbu
imut anjeun, someahna anjeun, sorot soca anjeun,
malah kiceup anjeun oge masih kaitung,
ngalangkang dina cengcelang mata
tiap usik, tiap malik, tiap kiceup, tiap renghapan
baheula kungsi boga rasa nu teu jauh beda
anjeun ngingetkeun ka cinta nu munggaran
nu geus lila jadi taneuh jadi lebu
nu geus lila dikubur di pajaratan katineung urang duaan handapeun
tangkal saliara
ayeuna rasa ieu rek datang deui
ngaririwaan tiap detik, tiap menit
tapi kuring tetep jadi tutunggul,
tetep jadi batu teu wani ingkah ti tempatna
rumasa ieu raga geus dibikeun kanu lian
———————————————————————————
epilog: tiditu namah setia da kang pay mah :-* kanggo kang Pay ceolang…
Coment: eta basa sunad matak rahet manah…nyeredet asa kasilet…
Jadi emut, hiks222……